Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

5 Polisi Penyerang Rumah Sakit Bandung Medan Dibekuk

PORTALSWARA.COM, Medan – Terduga 5 polisi penyerangan Rumah Sakit Bandung Medan dibekuk. Lima oknum polisi tersebut, saat ini masih diperiksa.

“Ada lebih dari 5 orang yang sudah diklarifikasi penyidik Polrestabes Medan dan Propam Polda,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Senin (7/11/3022).

Lima orang yang ditangkap itu dipastikan Hadi adalah oknum polisi. Dan saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan di Propam.

“Iya, mereka polisi. Proses Propam sedang berjalan,” sebut Hadi.

Hadi menyampaikan saat ini penyidik sedang mengumpulkan beberapa alat bukti. Salah satunya memeriksa rekaman CCTV.

Dia menegaskan, peristiwa yang terjadi di RS Bandung itu tak ada sangkut pautnya dengan penyerangan terhadap rumah sakit. Dia menyebutkan, narasi polisi menyerang rumah sakit, tidak benar.

Menurut dia, peristiwa itu adalah aksi penganiayaan yang dipicu salah paham antara empat sekuriti dengan satu anggota polisi.

“Bukan penyerangan, itu penganiayaan. Mereka salah paham antara empat sekuriti dengan satu anggota Polri awalnya itu aja. Tidak terkait dengan rumah sakit,” tegasnya.

Diketahui, rumah sakit tempat aksi penyerangan itu adalah RS Bandung, Bendahara PDI Perjuangan (PDIP) Sumut Meriahta Sitepu.

Melansir detik.com, Selasa (8/11/2022), informasi soal adanya penyerangan ini disampaikan anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Rudy Hermanto. Dia mengatakan penyerangan itu dilakukan, Minggu pagi.

“Tadi pagi, subuh, kami mendapatkan kabar adanya penyerangan sekelompok oknum gerombolan manusia yang mendatangi rumah sakit ini, mengganggu, dan memukuli,” kata Rudy dalam sebuah video, Minggu (6/11/2022).

Dalam video itu, Rudy sedang bersama sejumlah orang yang diduga menjadi korban penyerangan. Dia mengatakan ada dokter yang luka-luka karena menjadi korban dalam peristiwa itu.

“Adik ini saksi, pegawai atau paramedis, ada juga saya dengar dokter yang dipukuli,” sebut Rudy. (psc/sugi)

Baca Juga :  Polisi Amankan Truk Pengangkut BBM Bio Solar Ilegal di Langkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *