Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Ashurbanipal, Perpustakaan Tertua Abad ke-7 SM

PORTALSWARA.COM — Ashurbanipal, perpustakaan tertua di dunia, setidaknya merupakan kumpulan dari 30.000 dokumen berhuruf paku, yang ditulis dalam bahasa Akkadia dan Sumeria.

Ashurbanipal didirikan sekitar abad ke-7 SM, disebut menjadi perpustakaan tertua di dunia.Perpustakaan ini ditemukan di reruntuhan kota Niniwe Assyria, Mosul, Irak.

Sejarah Ashurbanipal
Dikutip dari History, teks-teks yang ada dalam perpustakaan itu memuat catatan sastra dan administrasi.

Ashurbanipal merupakan putra ketiga Esarhaddon dan diangkat sebagai putra mahkota Assyria yang berbasis di Niniwe.

Ashurbanipal yang menyukai buku, mengumpulkan sebagian besar koleksi perpustakaannya dengan menjarah karya-karya dari Babilonia dan wilayah lain yang ditaklukkannya.

Arkeolog kemudian menemukan reruntuhannya pada pertengahan abad ke-19 dan sebagian besar isinya sekarang disimpan di British Museum di London.

Meskipun Ashurbanipal memperoleh banyak koleksinya melalui penjarahan, ia tampaknya sangat khawatir tentang pencurian.

Sebuah prasasti di salah satu teks memperingatkan bahwa jika ada yang mencuri koleksinya, para dewa akan menjatuhkannya, serta menghapus nama dan benihnya di tanah.

Dokumen Asyur paling awal dalam koleksi perpustakaan ini berasal dari masa pemerintahan Sargon II (721-705 SM) dan Sanherib (704-681 SM) yang menjadikan Niniwe sebagai ibu kota Neo-Asiria.

Melansir kompas.com, Jumat (25/11/2022), pada zaman Ashurbanipal, perpustakaan itu terletak di lantai dua dari dua bangunan berbeda di Niniwe, yaitu Istana Barat Daya dan Istana Utara, seperti dikutip dari ThoughtCo.

Baca Juga :  Kelelawar Sebesar Manusia Benar Memang Ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *