Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

Bangunan Porak Poranda Rata Tanah, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

Garut Diguncang Gempa 6,4 M

PORTALSWARA.COM – Sejumlah warga panik, berhamburan menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan porak poranda rata tanah, akibat guncangan gempa di Garut berkekuatan 6,4 magnitudo.

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar di beberapa akun media sosial (medsos). Salah satunya seperti yang dilihat portalswara.com di akun TikTok@gr4g33, Minggu (3/12/2022) sore. Tampak warga panik, berhamburan keluar dari rumah, menyelamatkan diri dan keluarganya. Beberapa rumah pun porak poranda rata tanah.

Dalam video akun TikTok yang diberi caption Gempa di Garut dan Terkini Tadi Sore tersebut, si perekam sepertinya seorang wanita. Dia berlari menuju satu bangunan, sambil beberapa kali mengucap dan terisak menangis.

Di sepanjang perjalanannya menuju rumah, si wanita perekam tadi berpapasan dengan beberapa warga yang juga panik. Bahkan ada yang menggotong seseorang dengan kondisi kepala berlumur darah.

Hingga akhirnya, si wanita perekam video tadi tiba di satu bangunan dengan luapan emosi kesedihan, sembari terus mengeluarkan kata-kata berbahasa Sunda. Diapun menyaksikan kalau bagian belakang rumahnya sudah ambruk.

Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 6.4 mengguncang kawasan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2022) sore.

Berdasarkan rilis BMKG di Twitter, gempa terjadi pada pukul 16.49 WIB, dengan lokasi 7.49 Lintang Selatan, dan 107.58 Bujur Timur.

Gempa tersebut terjadi di 46 kilometer barat daya Garut. “Kedalaman 106 kilometer,” demikian BMKG dalam kicauannya.

BMKG menambahkan disclaimer, bahwa parameter gempa dapat berubah dan boleh jadi belum akurat kecuali sudah dianlisis ulang seismologis. (psc)

Baca Juga :  1 Rumah Kayu di Binjai Timur Ludes Terbakar Akibat Dugaan Korsleting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *