Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Darah Biru Kepiting Tapal Kuda Dihargai Rp 200 Juta per Liter, Apa Manfaatnya?

PORTALSWARA.COM — Media sosial X (Twitter) diramaikan dengan unggahan mengenai darah biru kepiting tapal kuda, hewan purba yang sudah ada sejak 400 juta tahun lalu.

“Pengetahuan yang baru sender dapet dan bisa dishare. Dia namanya kepiting tapal kuda. dia hewan purba dan udah ada sejak lebih dari 400jt tahun lalu. warna darah dia biru (yang di gambar),” tulis unggahan ini.

Darah ini memiliki nilai fantastis mencapai Rp213 juta per liter karena kandungan Limulus Amebocyte Lysate (LAL) yang bermanfaat dalam pengecekan vaksin baru, termasuk Covid-19.

Menurut Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM, drh Slamet Raharjo, warna biru darah kepiting berasal dari hemosianin, zat tembaga yang membekukan bakteri. Darah kepiting ini digunakan dalam uji keamanan vaksin baru karena mengandung amebosit atau LAL yang melindungi dari kuman penyebab penyakit.

Meski memiliki manfaat medis, pengambilan darah kepiting tapal kuda menyebabkan kematian sekitar 10-30 persen dari populasi tersebut. Di Indonesia, hewan ini termasuk dalam kategori terancam punah.

Melansir KOMPAS.com, Senin (04/03/2024), banyak penelitian dilakukan untuk menciptakan pengganti darah kepiting, tetapi hingga kini belum ada yang lebih efektif menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat. (psc)

Baca Juga :  Imlek Fair 2023 di Medan Digelar Selama 10 Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *