Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

Dishub Medan Sebut Macet di Karya Wisata Bukan Hanya Median Jalan

PORTALSWARA.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) Medan sebut macet di Jalan Karya Wisata bukan hanya semata-mata karena median jalan.

Seperti diketahui, sejak Jalan Karya Wisata Medan dipasangi median atau pembatas jalan, banyak warga resah dan mengeluh. Keberadaan median jalan itu justru menimbulkan kemacetan parah di sana. Tetapi Dishub Medan sebut macet bukan hanya median jalan.

Tudingan itu ditepis Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Medan, Gultom R Parlin. Dia menilai kemacetan di Jalan Karya Wisata bukan hanya karena adanya pemasangan median jalan.

“Sebenarnya kemacetan tersebut bukan hanya disebabkan adanya median itu,” ujarnya, Rabu (14/12/2022).

Gultom menyebut faktor lain yang mengakibatkan kemacetan di Jalan Karya Wisata yakni adanya perbaikan jalan “Tapi juga karena adanya pembetonan di Jalan Karya Jaya, makanya menumpuk kendaraan di jalan itu,” tuturnya.

Selain itu, dia bilang masyarakat di sana belum terbiasa atau menyesuaikan diri dengan kebijakan pemasangan median jalan. Kemudian Gultom mencontohkan lalu lintas yang ada di Jalan Sisingamangaraja.

“Itu juga dipengaruhi oleh pola perjalanan lama masyarakat, yang biasanya bisa mengakses jalan itu seperti dulu tiba-tiba dibuat median yang pada akhirnya mengubah pola perjalanan warga,” sebutnya.

“Sama hal seperti di Jalan Sisingamangaraja dulu ketika di tutup beberapa simpang, pada akhirnya pengendara itu terurai dengan sendirinya dan membentuk pola perjalanan baru tergantung tujuan masing-masing,” tuturnya.

Walaupun begitu, keluhan dan keresahan warga terkait keberadaan median tersebut akan dibahas oleh Dishub bersama Dinas Pekerjaan Umum sebagai pihak yang memasang median, dan kepolisian.

“Pun begitu, dalam waktu dekat Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian akan melakukan rapat evaluasi, nanti masukan warga itu akan kita bahas di rapat nanti,” tutupnya. (psc)

Baca Juga :  Politisi PDIP Sayangkan Pemko Medan jadi 'Kambing Hitam' Macet Dampak Proyek PUPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *