Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

Edy Rahmayadi Tetap Berusaha Daftar ke Golkar dan Gerindra Meski Ditolak

PORTALSWARA.COM — Mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, tidak gentar meski ditolak oleh Golkar dan Gerindra. Meskipun kedua partai itu telah menyatakan tidak akan lagi mendukungnya sebagai Gubernur Sumut, Edy tetap akan mendaftar ke Golkar dan Gerindra untuk maju kembali dalam pemilihan kepala daerah pada 27 November 2024 mendatang.

“Nanti kita lihat, yang pastinya saya akan daftar (ke Golkar dan Gerindra) yang mana yang buka saya akan daftar,” kata Edy saat ditemui Minggu (21/04/2024).

Edy menyatakan ia akan tetap berkomunikasi dengan semua partai politik di Sumut, termasuk Golkar dan Gerindra, meski dukungan dari kedua partai tersebut tidak lagi ada. Meski ada ketidakpastian apakah ia akan diterima oleh kedua partai tersebut, Edy menyatakan hal tersebut bukanlah urusannya, melainkan keputusan dari pihak partai.

“Perkara diterima atau tidak diterima bukan urusan, kan dia yang punya,” lanjut Edy.

Meskipun telah mengambil formulir pendaftaran di PDIP, Edy tetap menyatakan keseriusannya untuk maju kembali sebagai Gubernur Sumatera Utara. Ia akan terus melakukan lobi-lobi kepada partai politik, berharap mendapatkan dukungan untuk pencalonannya.

Sementara Golkar dan Gerindra telah menunjuk kader-kader lainnya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Sumut, Edy tetap bertekad untuk mengambil bagian dalam proses tersebut. Meskipun Gerindra menegaskan akan menolak pendaftaran mantan Gubernur Sumut tersebut, Edy tidak gentar menghadapi hal tersebut.

Meski demikian, pihak Gerindra menegaskan bahwa upaya Edy untuk meminta restu ke Gerindra dianggap sia-sia, mengingat pernyataan-pernyataan kontroversial yang pernah dilontarkan oleh Edy sebelumnya. Golkar pun telah memastikan tidak akan lagi mendukung Edy sebagai Gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2024, menyatakan bahwa sikap Edy telah menyakiti hati kader Golkar.

Baca Juga :  Ketua DPP Golkar: Ada Parpol Minta Ridwan Kamil Jadi Cawapres

Meskipun demikian, Edy tetap berusaha untuk memperoleh dukungan dari partai-partai politik lainnya, menjadikan proses pemilihan Gubernur Sumut 2024 semakin menarik untuk diikuti. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *