Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

Jam Tangan dan Ikat Pinggang Dilepas Saat Pemeriksaan Bandara, Kenapa?

PORTALSWARA.COM — Pemeriksaan penumpang di bandara merupakan salah satu prosedur yang harus dilewati jika memilih moda transportasi udara. Jam tangan dan ikat pinggang dilepas. Kenapa?

Pemeriksaan di bandara mungkin terkesan merepotkan. Karena tidak sedikit bandara yang harus melakukan dua kali pemeriksaan. Tentu saja semata-mata untuk alasan keamanan dan kenyamanan selama dalam penerbangan.

Pemeriksaan di bandara termasuk dalam aturan resmi yang tertera dalam Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Tahun 2010, tata cara keamanan penumpang, personel pesawat udara dan barang bawaan yang diangkut harus melalui dua security check point.

Penumpang harus melakukan pemeriksaan sebelum melakukan check in dan pemeriksaan sebelum melakukan boarding. Penumpang mesti melepas jam tangan, ikat pinggang dan sepatu saat pemeriksaan di bandara.

Dalam peraturan tersebut juga diterangkan, saat masuk area check in, penumpang diminta melepas jaket dan topi. Sementara pemeriksaan sebelum boarding menjadi lebih ketat. Dimana semua benda logam mesti dilepas dan diletakkan pada wadah supaya dapat diperiksa lewat mesin X-Ray.

Seperti dilansir Alternative Airlines, apabila semua aksesoris berbahan logam sudah dilepas dan metal detector pada tubuh masih berbunyi, boleh jadi sepatu juga akan diminta untuk dicopot.

Kalau ternyata metal detector masih berbunyi, kamu harus melakukan body check up bersama petugas di ruangan tertutup. Peraturan ini berlaku untuk siapa pun.

Melansir CNN Indonesia, Minggu (27/11/2022), peraturan melepas jam tangan dan ikat pinggang saat pemeriksaan, karena barang-barang itu memiliki unsur logam yang membuat metal detector berbunyi saat pemeriksaan. Agar proses pemeriksaan berjalan lancar, barang-barang itu tentu harus dilepas. Dahulu juga ada pisau yang diikat di dalam ikat pinggang, untuk mengelabui pemeriksaan.

Baca Juga :  Pemuda Pelopor Kota Medan Meraih Sukses di Seleksi Tahun 2024

Kendati sedang terburu-buru, penumpang wajib melakukan pemeriksaan di bandara. Jika menolak, kamu bisa dicurigai membawa barang yang dilarang. Tujuan pemeriksaan adalah demi keselamatan bersama.

Prosedur ini juga untuk mencegah ada penumpang atau orang yang membawa senjata, alat berbahaya, serta bahan-bahan yang bisa dipakai melakukan tindakan kriminal sekaligus membahayakan penumpang lain dan penerbangan. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *