Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

Jokowi Ngunduh Mantu di Pura Mangkunegaran

PORTALSWARA.COM — Pura Mangkunegaran menjadi perbincangan jelang pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Desember 2022 mendatang. Dan disebut-sebut, Presiden Jokowi ngunduh mantu di Pura Mangkunegaran. Pasalnya.

Rencana putra bungsu Jokowi tersebut tak sedikit membuat orang penasaran dengan tempat bersejarah yang satu ini.

Sejarah Pura Mangkunegaran
Melansir puromangkunegaran.com, pada zaman dahulu, Pura Mangkunegaran difungsikan sebagai istana tempat kediaman para raja atau adipati Mangkunegaran sekaligus bangunan pendopo terbesar di Indonesia.

Bangunan ini didirikan pada 1757 oleh Raden Mas Said setelah menandatangani Perjanjian Salatiga. Melansir e-journal.uajy.ac.id, Raden Mas Said yang bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara I berkedudukan di Pura Mangkunegaran, Solo. Sejak saat itu, pembangunan Pura Mangkunegaran terus dilakukan oleh para pemimpin Mangkunegaran selanjutnya.

Pura Mangkunegaran, dilansir dari tempo.co, Kamis (24/11/2022), terletak di Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pura Mangkunegaran terdiri atas dua bagian utama yaitu pendopo dan dalem yang diapit oleh tempat tinggal keluarga raja. Sementara kompleks bangunannya terbagi menjadi tiga halaman. Halaman pertama disebut pamedan, sebuah lapangan berdenah persegi panjang yang membujur dari barat ke timur. Di sebelah timur pamedan terdapat bangunan Kavaleri Artileri berlantai dua dengan gaya Eropa, digunakan oleh pasukan Legiun Mangkunegaran pada zaman dahulu.

Di belakang pamedan terdapat pintu gerbang yang menghubungkan ke halaman kedua, dengan terdapat Pendopo Ageng berbentuk Joglo dengan arsitektur bergaya Jawa-Eropa. Pendopo biasa digunakan sebagai tempat pertunjukan tari dan wayann. Di sebelah timur pendopo terdapat Perpustakaan Reksa Pustaka, dibangun oleh Mangkunegara IV yang terletak di lantai dua bangunan Hamongpraja. Perpustakaan digunakan sebagai kantor rumah tangga urusan istana.

Dilansir e-journal.uajy.ac.id, di sebelah utara pendopo terdapat peringgitan, Dalem Agung, dan tempat tinggal keluarga Mangkunegara. Saat ini Dalem Agung berfungsi sebagai museum yang memamerkan berbagai macam benda seni, perhiasan, senjata, pakaian, hingga gambar penguasa Mangkunegaran. Sementara Pringgitan berfungsi sebagai ruang keluarga menerima pejabat. (psc)

Baca Juga :  Kota Medan Diprediksi Mulai Siang Hari Diguyur Hujan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *