Breaking News
PDIP Meminta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran Akibat Gugatan di PTUN I Edy Rahmayadi Tetap Berusaha Daftar ke Golkar dan Gerindra Meski Ditolak I MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 I Eks Direktur Utama RSUP Adam Malik Terduga Korupsi Rp8 Miliar Ditahan IOknum Dokter Tersangka Cabuli Istri Pasien Berdamai dengan Rp600 Juta
banner 600x300

Kemenag Ajak Umat Islam Sholat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

PORTALSWARA.COM, Jakarta – Gerhana Bulan Total akan terjadi Selasa 8 November 2022. Terkait itu, Kementerian Agama (Kemenag) mengajak umat Islam di Indonesia, untuk melaksanakan sholat gerhana atau sholat khusuf.

Seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) ini.

Menurut Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, berdasarkan data astronomis, Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia, pada Selasa 8 November 2022.

“Insya Allah, pada 8 November 2022, akan terjadi Gerhana Bulan Total di seluruh wilayah Indonesia,” terang Kamaruddin Amin.

Kamaruddin, dikutip dari ayomedan.id, Senin 7 Nopember 2022, menjelaskan, Gerhana Bulan Total di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Bengkulu dapat dilihat pada kontak Umbra 3 (U3) pukul 18:42 WIB.

Sementara masyarakat di Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat, dapat melihat GBT pada waktu puncak gerhana, yakni 17:59 WIB.

Untuk wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, GBT dapat dilihat pada kontak Umbra 2 (U2) pukul 17:16 WIB/18:16 WITA/19:16 WIT.

“Masyarakat Papua dan Papua Barat dapat melihat Gerhana Bulan Total pada kontak Umbra 1 (U1) pukul 18:08 WIT,” jelasnya.

Kamaruddin mengajak umat Islam untuk melaksanakan sholat khusuf atau sholat gerhana saat terjadi gerhana bulan tersebut.

“Pelaksanaan shalat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing,” katanya.

Ia juga mengimbau, agar masyarakat memperbanyak dzikir dan istighfar serta berdoa.

“Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak dzikir, istighfar, sedekah dan amal saleh lainnya, serta mendoakan kesejahteraan dan kemajuan bangsa,” sambungnya. (psc/bs)

Baca Juga :  Sore dan Selepas Maghrib Kota Medan Diperkirakan Diguyur Hujan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *