Breaking News
PDIP Meminta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran Akibat Gugatan di PTUN I Edy Rahmayadi Tetap Berusaha Daftar ke Golkar dan Gerindra Meski Ditolak I MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 I Eks Direktur Utama RSUP Adam Malik Terduga Korupsi Rp8 Miliar Ditahan IOknum Dokter Tersangka Cabuli Istri Pasien Berdamai dengan Rp600 Juta
banner 600x300

Ketua Golkar Medan Terpilih Munculkan Syakwasangka, Kenapa Ya?

PORTALSWARA.COM, Medan – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Golkar Medan di Regale Convention Center, Sabtu pekan lalu, menetapkan Rahmaddian Shah terpilih aklamasi sebagai Ketua DPW Partai Golkar Medan, menggantikan Syaf Lubis. Sayangnya, Ketua Golkar Medan terpilih munculkan syakwasangka.

Seoerti diketahui, Rahmaddian merupakan kerabat dari Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Musa Rajekshah.

Merespon itu, Musa yang akrab disapa Ijeck, mengatakan, terpilihnya Rahmaddian Shah sudah dilakukan secara musyawarah, tidak mengesampingkan asas demokrasi atau menutup kesempatan calon lain.

Dikatakannya, kinerja Partai Golkar Kota Medan menurun karena perolehan suara dan keterwakilan di legislatif terus menurun.

“Musdalub dilakukan tanpa tendensius atau permasalahan lain dengan ketua sebelumnya. Tidak ada politik balas dendam. Saya minta kawan-kawan semua mendukung. Ingat, untuk meraih kemenangan tidak perlu politik fitnah dan hasut. Kita harus menjaga keutuhan bangsa ini,” katanya, Senin (7/11/202).

Dirinya memang mengingatkan semua ketua dan pengurus partai agar mengejar target politik dan jumlah kader, terutama beberapa daerah yang target kadernya masih rendah seperti Kota Medan.

“Golkar Medan harus menjadi baromater di Sumut,” ucap Musa.

Menurut Musa, pada 2024 nanti, suasana dan energinya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena akan memasuki masa Pemilu serentak.

Musa mengatakan, dia diberi target untuk mendongkrak jumlah kader di Sumatera Utara. Targetnya adalah penambahan 2 juta kader. Dari target itu, Golkar Kota Medan ditarget menyumbang 300 ribu lebih kader baru.

“Baru dapat 10.000-an. Posisi Medan dalam pencapaian ini berada di urutan ketiga terbawah dari 33 kabupaten dan kota di Sumut,” katanya.

Sesuai peraturan organisasi dan audit partai, hal ini disebabkan beberapa pengurus partai tidak aktif. Sudah diingatkan namun belum ada perubahan.

Baca Juga :  PAN Pertimbangkan Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

“Kami tidak ingin ambil risiko, makanya Musdalub, ini sesuai aturan dan berjalan lancar. Ayo sama-sama kita membesarkan Partai Golkar di Medan dan jadi partai pemenang di 2024. Untuk Dian, segera lakukan konsolidasi supaya bisa menyelesaikan target politik dan mendulang jumlah kader. Tarik semua orang yang punya potensi, rangkul kembali, jangan ada permusuhan,” kata Musa. (psc/sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *