Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

Kobra dan Bocah 8 Tahun Saling Gigit, Ularnya Mati

Kobra dan Bocah 8 Tahun Saling Gigit, Ularnya Mati
Kobra dan Bocah yang Saling Gigit (psc/net)

PORTALSWARA.COM, New Delhi – Seorang bocah laki-laki di India membunuh kobra dengan menggigitnya dua kali. Kobra dan bocah delapan tahun tersebut saling gigit. Tetapi ularnya yang mati.

Awalnya, ular kobra menggigit bocah yang bernama Deepak itu, sebagaimana dilansir Mothership, Selasa (5/11/2022).

Peristiwa di desa terpencil Pandarpadh di wilayah Chhattisgarh, India Tengah itu, terjadi pada 31 Oktober 2022.

Deepak yang sedang bermain di luar rumah keluarganya, tiba-tiba lengannya dililit seekor ular kobra dan kemudian menggigitnya.

Karena kesakitan, Deepak mengibaskan lengannya. Namun si ular tak mau lepas dari tangannya.

Melihat ular tersebut tetap melilit lengannya, Deepak memutuskan untuk memberi pelajaran kepada di kobra dengan menggigitnya.

Tak disangka, gigitan Deepak berhasil membunuh ular kobra.

Baca Juga :  Ketua Partai Buruh Binjai Dituding Provokasi Warga Rampas Lahan HGU PTPN 2

“Karena reptil itu tidak bergerak ketika saya mencoba melepaskannya, saya menggigitnya dengan keras dua kali. Semuanya terjadi dalam sekejap,” kata Deepak kepada The New Indian Express.

Mengetahui anaknya digigit kobra, orang tua Deepak kemudian melarikan bocah tersebut ke pusat medis terdekat.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa Deepak mendapatkan “gigitan kering” dari kobra. Itu berarti gigitan ular itu tidak mengeluarkan racun apa pun.

“Deepak tidak menunjukkan gejala apa pun dan pulih dengan cepat karena gigitan kering ketika ular berbisa menyerang tetapi tidak ada racun yang dilepaskan,” kata seorang ahli ular kepada The New Indian Express.

Mothership melaporkan, orang yang meninggal karena mendapatkan gigitan ular kerap terjadi di India.

Melansir KOMPAS.com, Minggu (6/11/2022), sebuah studi baru yang diterbitkan pada 2022 mengungkapkan bahwa lebih dari 85 persen kematian akibat gigitan ular yang tercatat pada 2019 terjadi di India. (psc/sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *