Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

KONI Sumut Jaring 150 Atlet Elit Menuju PON 2024

PORTALSWARA.COM, Medan — Keberhasilan KONI Sumut jaring 150 atlet elit bukti telah tercapainya target yang dipersiapkan untuk PON 2024.

Menurut Ketua Komite Olahraga NasionaI (KONI) Sumut, John Ismadi Lubis, atlet elit ini adalah, mereka yang berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang sudah dilalui.

“Meski ada beberapa cabang olahraga yang belum melaksanakannya,” ucap John saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (16/11/2022).

Lebih lanjut dikatakan John, saat ini pihaknya diminta sedang menyusun promo degradasi atlet untuk mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang.

“Kejurda dan Selekda sudah selesai semua, kita lagi melakukan evaluasi hasil. Kemudian kita kaitkan juga dengan hasil Kejurnas kemarin, di sinilah kita susun promo degradasi,” jelasnya.

John mengatakan, promo degradasi dilakukan, agar akhir tahun nanti Sumut sudah punya atlet yang dipersiapkan untuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang akan dimulai pada 1 Januari 2023 tahun depan.

“Kemarin ada Porprov Sumut, ditambah Kejurda dan Selekda, hasilnya akan kita evaluasi.Tak menutup kemungkinan ada atlet yang dikeluarkan dari pelatda kalau hasilnya tidak memuaskan, lalu diganti dengan hasil-hasil Porprov,” imbuhnya.

John juga menerangkan, meski capaian atlet elit di atas target, itu belum mewarnai keikutsertaan secara nasional, karena kejurnas-kejurnas belakangan ini belum menunjukkan kekuatan nasional.

“Ada kejurnas yang masih diikuti 50 kabupaten/kota, bahkan ada kejurnas yang kelas-kelasnya masih minim pesertanya. Jadi untuk meraih elit itu tidak sesusah kalau diikuti penuh. Ini juga jadi evaluasi kami,” katanya.

John juga menjelaskan, atlet elit terbagi lagi dalam dua kategori. Ada elit berdasarkan pantauan selama ini, ada juga elit yang baru muncul di empat besar dalam kompetisi yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Pembangunan, Ketua LSM PON Ariadi Optimis Sport Center Selesai Sesuai Jadwal

“Kita juga punya data kekuatan atlet secara nasional, jadi berdasarkan sport intelligence itu kita bedain elite yang biasa dah elite skala prioritas,” ucapnya.

John mengatakan, cabor yang berpotensi meraih medali pada PON 2024 tidak bisa dilihat dari capaian Porprov yang baru saja selesai dilaksanakan. Untuk melihatnya, kata dia, bisa dilihat dari atlet atlet yang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

“Hingga hari ini Sumut sudah mewarnai hampir semua cabang olahraga. Misalnya judo, selama ini kita tidak punya atlet, tiba-tiba sekarang 6 atlet kita dipanggil Pelatnas. Itu merupakan kemampuan yang bagus,” pungkasnya.

Begitu juga dengan cabor lain seperti taekwondo, yang beberapa waktu lalu hanya satu atlet, tapi sekarang sudah ada peningkatan. Kemudian cabang-cabang lain seperti Petang dan Gate Ball yang sudah meraih emas di Kejurnas.

“Ini menjadi catatan bagi kita. Jadi kita tetap evaluasi, termasuk cabang-cabang pribadi. Minggu ini mungkin jujitsu akan mengikuti Kejurnas,” tandasnya. (psc/bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *