Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Kubah Masjid Raya Al Jabbar Dilapisi Formula Khusus

PORTALSWARA.COM — Kubah Masjid Raya Al Jabbar dilapisi formula khusus. Kemegahan Masjid Raya Al Jabbar yang berada di Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, mengundang decak kagum khalayak luas.

Secara visual, konstruksi kubah dengan lengkungan kurva menumpuk ini terinspirasi dari rumus matematika aljabar.

Sementara dalam konteks spritual, konsep “Al Jabbar” dimaknai sebagai Allah Maha Kuasa dan Maha Perkasa di atas segala sesuatu, termasuk di atas keberadaan manusia. Tidak heran, bila penamaan struktur massif nan ikonik ini menjadi Masjid Raya Al Jabbar. Berbicara mengenai konstruksi bangunan, Masjid Raya Al Jabbar memiliki struktur utama beton.

Khusus rangka atap kubah, menggunakan struktur baja dengan penutup kaca dan aluminium panel atau disebut aluminium sheet panel (ASP). Sementara itu, bagian lengkung masjid berupa lembaran kaca patri yang disusun saling menindih seperti sisik ikan. General Manager Nippon Paint Indonesia Mark Liew mengungkapkan, Nippon Paint menggunakan serangkaian produk berformulasi khusus untuk diaplikasikan pada ASP. “Formula itu mencakup Nippe 2000 EP Primer Surfacer, Nippon PU HS dan Nippe Hi-Gloss PU Clear untuk melindungi kubah ikonik masjid termegah di kota Bandung ini,” ujar Mark dalam keterangan tertulis, Kamis (24/03/2023).

Produk Nippe 2000 EP Primer Surfacer merupakan cat berbasis epoxy amine adduct yang diformulasikan khusus untuk menghasilkan permukaan yang halus dan mudah diamplas. Keunggulan dari produk ini adalah memiliki daya tahan yang tinggi terhadap air, minyak dan pelarut, serta memiliki daya lekat dan kekuatan yang sangat baik. Selain itu, Nippe 2000 EP Primer Surfacer juga dilengkapi dengan lapisan anti karat, sehingga meningkatkan ketahanan baja agar terhindar dari korosif.

Sedangkan Nippon PU HS sebagai cat akhir dua komponen poliuretan berkualitas tinggi dengan retensi kilap tahan lama. Memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap air, cuaca dan zat kimia, membuat produk ini dapat memberikan perlindungan maksimal pada permukaan dengan kondisi lingkungan ekstrem. Pada tahap akhir, digunakan Nippe Hi-Gloss PU Clear, cat finishing dua komponen berbahan dasar poliuretan.

Baca Juga :  7 Nabi Lahir dari Rahim Mantan Pelacur Bani Israil yang Tobat

“Cat ini mudah diaplikasikan sebagai finish coat untuk melindungi permukaan dan tampak berkilau,” tandas Mark.

Selain dua produk yang sudah disebutkan, setiap bidang yang menggunakan bahan ASP pada masjid ini, menggunakan Vital Technical Sealant MS VT-620S yang berfungsi sebagai perekat antar ASP. Sealant MS VT-620 S merupakan sealant serbaguna yang dilengkapi dengan teknologi MS Polymer. Ini adalah sealant elatomer komponen tunggal dengan sifat adhesi yang sangat baik pada berbagai substrat seperti ASP. Produk ini juga bebas dari minyak silikon, sehingga mampu meminimalisasi masalah estetika bangunan yang disebabkan oleh noda minyak dan goresan kotoran yang sering dikaitkan dengan silikon sealant.

Tenaga Ahli Arsitektur PT Yodya Karya selaku konsultan Detail Engineering Design Perencanaan Masjid Raya Al Jabar Albert Herriza menambahkan, sejak diresmikan pada 30 Desember 2022 lalu, tempat ibadah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tidak hanya bangunannya yang unik, masjid ini memang disiapkan untuk ruang edukasi keislaman. Selain sebagai sarana ibadah, Masjid Raya Al Jabbar juga menyediakan museum perkembangan islam, dan area lansekap.

“Ini area yang mengelilingi masjid di luar dari embung atau retensi. Ada juga taman-taman yang memiliki tema,” imbuhnya.

Melansir kompas.co, Minggu (26/03/2023), untuk diketahui, Masjid Raya Al Jabbar dirancang seluas 25.997 hektar dengan bangunan lantai dasar termasuk museum seluas 11.238,20 meter persegi, lantai satu seluas 8.329 meter persegi, dan lantai mezzanine 2.232 meter persegi. Sementara itu, kapasitas ruang shalat di lantai 1 adalah 9.822 orang, lantai mezzanine 3.188 orang, selasar 3.627 orang, dan plaza 16.363 orang.

Jika ditotal, maka daya tampung ruang salat Masjid Raya Al Jabbar mencapai 33.000 orang. Selain masjid ini, beberapa bangunan ikonik yang telah selesai dikerjakan di antaranya Masjid Raya Sumatera Barat, Kantor Pos Kota Tua Jakarta, TPSS LRT Pancoran, hingga Stadion Jatidiri Semarang. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *