Breaking News
Banjir Demak Melanda 4 Kecamatan: Ribuan Warga Terdampak I Tragis dan Sadis: Siswa SMK Habisi Satu Keluarga di Penajam Pasir Utara I Tolak Pakai Jaket AMIN, Rocky Gerung Disebut Sudah Masuk Angin I Berita Duka: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting Tutup Usia di Kantor I Perkutut Katuranggan Korowelang, Burung Misterius yang Diklaim Bisa Berubah Menjadi Ular

Mau Tahu Kenapa Masuk SD Harus Berusia 7 Tahun? Simak!

PORTALSWARA.COM — Mau tahu kenapa masuk sekolah dasar (SD), anak harus berusia 7 tahun? Simak penjelasannya berikut ini.

Masa anak harus lebih belajar banyak ilmu dengan tingkatan lebih sulit dibanding saat taman kanak-kanak merupakan masa di sekolah dasar. Dan setiap orangtua pasti ingin anaknya mengenyam pendidikan yang baik, hingga tidak ingin telat mendaftarkan sekolah sang anak.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyarankan, anak sebaikanya masuk ke sekolah dasar (SD) pada usia 7 tahun.

Mau tahu kenapa masuk SD harus berusia 7 tahun? Dilansir dari tempo.co, Sabtu (17/12/2022), ada beberapa alasan yang mendasari hal ini, di antaranya:

1. Aspek Psikologis
Ketika anak memasuki usia 7 tahun, secara psikologis kemampuan konsentrasi anak telah meningkat. Jadi mereka dapat membedakan mana hal yang harus diperhatikan mana yang tidak.

2. Aspek Kognitif
Saat anak berada di taman kanak-kanak, biasanya mereka sudah dibekali dengan kemampuan membaca, menulis, hingga berhitung sederhana. Sehingga ketika anak berusia 7 tahun mereka sudah siap masuk SD.

3. Aspek Fisik
Anak usia 7 tahun memiliki otot dan syaraf yang sudah terbentuk. Hal tersebut membuat mereka sudah siap untuk belajar di sekolah dari pagi hingga siang. Mereka juga sudah bisa menggunakan alat tulis tanpa harus dibantu guru.

4. Aspek Emosi
Saat mencapai usia 7 tahun, anak dinilai memiliki emosi yang sudah cukup matang bila dibandingkan saat mereka di taman kanak-kanak. Mereka akan bisa lebih mandiri, mampu membedakan kapan mereka harus bermain, dan kapan harus belajar serta mengerjakan tugas yang diberikan guru.

Baca Juga :  Ngadu ke DPRD Medan, Ratusan Guru Honorer dan Tenaga Teknis Minta Diprioritaskan Diangkat PPPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *