Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

Pelatihan Konten Kreator Bangkitkan Ekonomi Kreatif Kota Medan

PORTALSWARA.COM — Pelatihan Konten kreator membangkitkan ekonomi kreatif di Kota Medan.

Guna memberikan ruang edukasi bagi masyarakat pecinta konten kreator dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata menggelar pelatihan content creator di Hotel JW Marriott, Selasa (07/11/2023).

Pelatihan Konten Kreator ini dibuka oleh Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Sekretaris Dinas Pariwisata Vianti Dewi Nasution. Sejumlah narasumber dihadirkan dalam pelatihan yang diikuti peserta sebanyak 66 orang content creator diantaranya Duran Fauzansyah, Gandhy November dan Ilham Abay.

Bobby Nasution melalui Sekretaris Dinas Pariwisata mengungkapkan, bagi Pemko Medan Konten Kreator menjadi hal penting untuk mendukung kebangkitan sektor ekonomi kreatif di Medan.

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus utama pembangunan kota Medan, sebab sektor ini memiliki potensi yang sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan sebagai produk unggulan daerah,” jelasnya.

Vianti Dewi Nasution menjelaskan Kota Medan memiliki beragam produk yang menjadi keunikan dan keunggulan, akan tetapi masih terkendala dalam hal Inovasi dan promosi salah satunya bagi pelaku UMKM. Artinya dibawah kepemimpinan bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution UMKM kota Medan saat ini terus mengalami peningkatan baik secara kualitas juga kuantitasnya yang perlu mendapat perhatian dan dukungan dari para konten kreator.

“Dukungan berupa tips dalam memasarkan produknya agar dapat bersaing tentu menjadi salah satu indikator terbesar untuk memajukan UMKM di kota Medan kemajuan UMKM melalui dukungan konten kreator dapat terus memutar roda perekonomian daerah dan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat baik dari segi perekonomian juga sosial,” jelasnya.

Vianti berharap adanya kegiatan hari ini pada konten creator di kota Medan dapat semakin berkembang dan turut serta membangun kota Medan tidak hanya sebatas memberikan hiburan sesaat namun juga memberi dampak yang berkelanjutan dengan mengangkat potensi-potensi yang dimiliki oleh Kota Medan.

Baca Juga :  Warung Kecil Bakal Tak Bisa Lagi Jual Elpiji 3 Kg

“Kegiatan ini tentu memiliki nilai tambah yang sangat besar dan strategis untuk mendukung setiap visi misi Pemko Medan. kami juga berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi yang lebih dalam lagi sehingga dapat dipergunakan sebagai kekuatan diri untuk memproduksi konten yang berkualitas,” sebutnya.

Muhammad Irfan, seorang konten kreator yang mengikuti pelatihan menilai kegiatan ini sangat bagus dan dirinya juga bangga sebab baru kali ini pemko Medan mengapresiasi konten kreator sampai sejauh ini dengan menggelar kegiatan pelatihan.

“Kami bangga dengan digelarnya kegiatan pelatihan ini, sebagai merasa dihargai diajak dan diajarkan juga cara berkonten kreator yang baik. Meskipun kami sudah paham sedikit tapi kami juga memerlukan Ilmu yang lebih baik pastinya.

Menurut pria yang akrab disapa Evan ini, dirinya sudah terjun dua tahun menjadi konten kreator di bidang kuliner. Sebagai vlogger kuliner dirinya lebih fokus membantu Pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.

“Pastinya pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Oleh karena itu kami berharap akan ada kegiatan seperti ini kedepannya,” Pungkasnya.

Sebelumnya Kabid Syafrizal menjelaskan pelatihan ini bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat pecinta konten kreator dan meningkatkan SDM. Selain itu bertujuan memfasilitasi komunitas kreator dalam mengikuti kegiatan.

“Kegiatan ini juga mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Medan. Selain itu juga untuk mengarahkan generasi millenial ke arah positif sehingga terhindar dari pengaruh lingkungan yang tidak baik,” sebutnya. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *