Breaking News
PDIP Meminta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran Akibat Gugatan di PTUN I Edy Rahmayadi Tetap Berusaha Daftar ke Golkar dan Gerindra Meski Ditolak I MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 I Eks Direktur Utama RSUP Adam Malik Terduga Korupsi Rp8 Miliar Ditahan IOknum Dokter Tersangka Cabuli Istri Pasien Berdamai dengan Rp600 Juta
banner 600x300

Pemko Medan Buka Pasar Murah Nataru

PORTALSWARA.COM — Pemerintah Kota (Pemko) Medan buka pasar murah menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemko Medan menjadi salah satu opsi, untuk menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Selain itu, Pemko Medan buka pasar murah juga merupakan bagian dari solusi pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Pasar murah merupakan agenda tahunan Pemko Medan yang cukup signifikan dalam membantu warga kota Medan mempersiapkan momen perayaan hari besar keagamaan. Pasar murah ini menyediakan barang – barang kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih murah, tapi yang pasti bukan murahan,” kata Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Kadis Perdagangan Kota Medan Damikrot, ketika membuka pasar murah dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2023,di Lapangan Ruko perkantoran Citra Garden, Medan Baru, Rabu (14/8/2022).

Dikatakan Damikrot, sebagai salah satu agenda yang selalu dinanti masyarakat, Pemko Medan buka pasar murah ini senantiasa menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau karena adanya subsidi dari Pemko Medan.

“Dalam pasar murah ini banyak kebutuhan pokok yang tersedia diantaranya adalah beras, gula pasir, telur, minyak goreng, tepung terigu, mentega, kacang tanah dan sirup,” jelas Damikrot di hadapan yang hadir di antaranya Camat Medan Baru Frans Siahaan, Camat Medan Johor Chandra Dalimunthe, Camat Medan Denai Baharuddin Ritonga dan Camat Medan Maimun Deddy RA Nasution.

Menurut Damikrot fakta di lapangan membuktikan bahwa terjadi peningkatan konsumsi dan transaksi masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok setiap menjelang hari-hari besar keagamaan. Namun sangat disayangkan tidak sedikit pedagang nakal memanfaatkan situasi ini dengan cara menumpuk stok bahan makanan di gudang milik mereka menunggu naiknya harga – harga kebutuhan pokok tersebut. Tentunya hal ini berdampak pada kelangkaan stok barang dan kenaikan harga yang terkadang sulit untuk diprediksi.

Baca Juga :  Pemko Medan Bagi 500 Bendera Merah Putih ke Pengendara

“Adanya pasar murah yang digelar Pemko Medan ini diharapkan akan dapat membantu menyelesaikan persoalan Ekonomi masyarakat. Untuk itu kepada masyarakat kota Medan agar dapat memanfaatkan pasar murah ini karena harga komoditas relatif lebih murah karena adanya subsidi, walaupun harga murah, seluruh bahan kebutuhan yang dijual pastinya berkualitas dan layak untuk dikonsumsi,” sebutnya.

Agar pasar murah ini tepat sasaran, Damikrot mengungkapkan pesan Bobby Nasution bahwa aeluruh pihak khususnya penyelenggara diminta agar mampu menjaga amanah dan tidak bermain mata dengan pihak – pihak tertentu demi mendapatkan keuntungan. Selain itu terus menjaga mutu dan kualitas barang yang dijual. Sebab sejatinya pasar murah ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu secara finansial dalam memenuhi kebutuhannya.

“Pak Bobby Nasution berpesan kepada kita OPD terkait, termasuk Camat dan Lurah untuk selektif memperhatikan warganya yang memang berhak mendapatkan kemudahan dari pasar murah yang dilaksanakan di 53 titik selama 10 hari dari tanggal 14 sampai 23 Desember 2022. Jangan sampai produk yang disediakan malah diborong oleh warga yang secara ekonomi lebih mampu , penyalahgunaan wewenang dalam kegiatan ini dipastikan akan mendapatkan sanksi yang tegas dan berat,” ujar Damikrot.

Selanjutnya kepada masyarakat, Damikrot juga meminta tidak memanfaatkan pasar murah ini untuk membeli barang pokok melebihi kebutuhan yang seharusnya. Sebab perlu diketahui Pemko Medan memiliki tim khusus yang bertugas melakukan pengawasan stok dan harga barang di pasaran.

“Selain itu Pemko Medan juga bekerja sama dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat kota Medan. Jadi tidak perlu khawatir akan kelangkaan dan kenaikan harga barang karena Pemko Medan terus berupaya untuk mengantisipasi hal tersebut,” paparnya.

Selanjutnya pasar murah dalam rangka Natal dan tahun baru 2023 yang digelar Pemko Medan ini mendapat sambutan yang cukup baik dari masyarakat. Khususnya yang merayakan Natal dan tahun baru.

Baca Juga :  Dubes Korea Selatan Apresiasi Pembangunan Masif Pemko Medan

Laura Gultom, warga Kecamatan Medan Baru yang sudah menunggu dibukanya pasar murah ini mengaku sangat senang adanya pasar murah, karena dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang Natal dan tahun baru.

“Kita ketahui jika jelang Natal dan tahun baru harga kebutuhan pokok pasti naik, adanya pasar murah ini sangat membantu kami masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang murah dan terjangkau. Oleh karena itu kami ucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang telah menggelar pasar murah ini,” ungkap Laura, yang berencana akan membeli gula, telur, beras dan tepung terigu.

Sementara itu, Camat Medan Baru, Frans Siahaan, menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme agar pasar murah ini tepat sasaran dan masyarakat yang membeli kebutuhan pokok di pasar murah dapat nyaman berbelanja. Salah satunya dengan mewajibkan masyarakat yang akan belanja di pasar murah membawa kartu keluarga.

“Masyarakat Medan baru sangat antusias adanya pasar murah ini. Agar tepat sasaran kita mewajibkan masyarakat yang belanja di 4 titik pasar murah yang ada di Kecamatan Medan Baru untuk membawa kartu keluarga. Selain itu kita juga lakukan penjadwalan setiap lingkungan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik pasar murah,” sebut Frans Siahaan.

Adapun harga yang telah disubsidi dan jumlah barang kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah berjumlah 15 item. Salah satu di antaranya adalah Beras IR-64 harga satuan Rp9.800 per kg (Rp294.000 per goni), gula pasir Rp11.200 per kg (Rp560.00 per goni), tepung terigu Rp9.900 per kg (Rp247.500 per goni), telur Rp1.550 per butir (Rp465.000 per ikat), minyak makan kemasan 1 liter Rp12.500 (Rp150.000 per kotak) dan sirup Kurnia Rp19.000 perbotol (Rp228.000 per lusin). (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *