Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

PPL dan Kelompok Tani Tambah Wawasan Manfaatkan Limbah Sampah

PORTALSWARA.COM — Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani se-Kota Medan ikuti FGD Pemko Medan melalui Bagian Sumber Daya Alam. Kegiatan kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Selasa (29/11/2022) tersebut, untuk menambah pengetahuan dan wawasan terkait pemanfaatan limbah sampah menjadi pupuk tanaman.

Selain itu pertemuan ini juga merupakan upaya dalam mewujudkan program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution. Khususnya dalam penanganan kebersihan.

FGD yang digelar di aula kantor Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan ini, dibuka Walikota Medan Bobby Nasution, diwakili Plt Asisten Ekbang Mansyur Syah.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam pertemuan ini, di antaranya Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya Lestari Medan, Edy Koesriadi dan Kepala UPT Pengembangan benih hortikultura Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

Dikatakan Mansyur Syah dalam membacakan sambutan Bobby Nasution, hingga saat ini sampah perkotaan masih menjadi masalah di berbagai daerah. Tentunya masalah kebersihan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Artinya regulasi yang diterapkan Pemerintah daerah untuk penanganan kebersihan tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Mansyur Syah, FGD ini memiliki tujuan yang sangat bagus. Selain merupakan implementasi salah satu misi pak Bobby Nasution yakni Medan Bercabang ( Bersih, Cantik dan Tidak Berlubang), FGD ini juga dapat meningkatkan wawasan PPL dan kelompok Tani terkait bagaimana memanfaatkan limbah rumah tangga dan limbah organik sehingga dapat menjadi pupuk.

“Melalui FGD ini PPL dan Kelompok Tani dapat bertambah wawasannya dalam pemanfaatan limbah sampah menjadi pupuk tanaman yang nantinya akan menjadi nilai ekonomis. Selain itu mereka juga dapat berperan untuk memotivasi masyarakat dan petani lainnya Untuk memanfaatkan limbah sampah tersebut,” jelas Plt Asisten Ekbang.

Baca Juga :  Tunggakan Menumpuk, Ketua P3H: Keuangan Pemko Binjai Minim

Sebelumnya, Kepala Bagian SDA, Mulia Rahmat Nasution menjelaskan bahwa
Kegiatan FGD ini merupakan salah satu dari rangkaian koordinasi, sinkronisasi dan evaluasi kebijakan SDA lingkup pertanian kehutanan dan perikanan pada Bagian SDA Kota Medan.

“Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani yang mengikuti FGD ini diharapkan akan semakin termotivasi kinerjanya dalam bertugas terutama pembinaan de van memberikan penyuluhan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan agar bersama-sama mengurangi timbunan sampah melalui kegiatan pemanfaatan limbah sampah menjadi pupuk tanaman,” jelasnya. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *