Breaking News
PDIP Meminta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran Akibat Gugatan di PTUN I Edy Rahmayadi Tetap Berusaha Daftar ke Golkar dan Gerindra Meski Ditolak I MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 I Eks Direktur Utama RSUP Adam Malik Terduga Korupsi Rp8 Miliar Ditahan IOknum Dokter Tersangka Cabuli Istri Pasien Berdamai dengan Rp600 Juta
banner 600x300

Program Prioritas Pemko Medan Penanganan Banjir

PORTALSWARA.COM, Medan – Perbaikan infrastruktur salah satunya adalah pembangunan kolam retensi, khususnya di Kecamatan Medan Johor. Dan ini menjadi program prioritas Pemko Medan untuk penanganan banjir.

Keberadaan kolam retensi diharapkan dapat mengatasi dan meminimalisir permasalahan banjir, yang kerap terjadi di Kecamatan Medan Johor. Selain itu, perbaikan drainase saat ini masih terus dilakukan di kawasan tersebut. Seperti di Jalan Eka Sama, Kelurahan Gedung Johor, pemasangan Uditch sampai dengan saat ini sedang dilakukan. Setelah saluran drainasenya bagus kemudian nantinya jalan penghubung tersebut akan dilakukan pengaspalan.

Camat Medan Johor, Chandra Dalimunthe, mengungkapkan, Pak Walikota Medan Bobby Nasution, saat ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur terkhusus di Kecamatan Medan Johor. Berbagai pembangunan infrastruktur dilakukan mulai dari perbaikan jalan. Seperti Jalan Karya Jaya yang langsung diapresiasi masyarakat, pembangunan drainase dan pembangunan kolam retensi di jalan Eka Warni

“Kolam Retensi akan dibangun di jalan Eka Warni tepatnya belakang Kompleks Bumi Johor Sentosa kelurahan Gedung Johor . Saat ini masih tahap survei lapangan oleh tim dari Dinas PU dan Dinas Perkim. Adanya kolam retensi di Kecamatan Medan Johor ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan banjir seperti di jalan Eka Rasmi yang kerap terjadi banjir. Tentunya semua ini tidak terlepas dari komitmen Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution yang memprioritaskan infrastruktur,” jelas Chandra.

Dijelaskan Chandra, pembangunan kolam retensi ini rencananya akan dilakukan di Tahun 2023 oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, dengan luas tanah lebih kurang mencapai 7 hektar. Sebelum dilaksanakan pembangunan pihak Kecamatan bersama kelurahan telah mensosialisasikan kepada masyarakat Medan Johor khususnya masyarakat yang tinggal disekitar Pembangunan kolam retensi tersebut.

“Kita telah mensosialisasikan Pembangunan kolam retensi kepada masyarakat. Alhamdulillah Tanggapan mereka positif khususnya masyarakat yang terdampak banjir, karena akan mengatasi permasalah banjir di rumah mereka. Selain itu dengan adanya kolam retensi tersebut dapat mengatasi permasalahan banjir yg berada di jalan Eka rasmi sekitarnya terkhusus di kelurahan gedung johor dan pangkalan mansur,” sebut Chandra Dalimunthe.

Baca Juga :  Pemko Medan Bangun Kolam Retensi di Medan Selayang

Menurut Chandra Dalimunthe, kolam retensi ini nantinya akan menampung air hujan secara langsung dan juga menampung aliran air dari sistem drainase untuk kemudian diresapkan ke dalam tanah dan juga di alirkan ke saluran yang mengarah ke sungai Babura pada akhirnya. Tak hanya itu, kolam ini diharapkan dapat meminimalisir terjadinya banjir di area sekitar kolam retensi tersebut.

“Selain Pembangunan kolam retensi, Pihak Kecamatan Medan Johor juga telah berupaya untuk penanganan banjir, yakni dengan rutin melaksanakan kegiatan gotong royong lingkungan setiap hari Sabtu maupun Minggu yang melibatkan unsur kecamatan , unsur kelurahan ,kepala lingkungan dan masyarakat di masing masing titik wilayah kelurahan,” ujar Chandra.

Chandra menambahkan, upaya penanganan banjir yang terus dilakukan Kecamatan Medan Johor adalah melaksanakan patroli keliling antisipasi sampah sembarangan dan posko sampah liar di beberapa titik yang menjadi temuan dilapangan setiap hari. Kemudian melaksanakan program penghijauan dengan melaksanakan program penanaman pohon di sekitar kanal Sungai Deli serta membersihkan saluran drainase baik drainase jalur protokol maupun drainase jalan dan gang .

“Kita juga melaksanakan posko antisipasi banjir yang dilaksanakan masing masing kelurahan dan berkoordinasi dengan unsur instansi yang terkait perihal banjir yang ada di lapangan. Selain itu kita lakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pengelolaan dan penanganan sampah yang dilaksanakan pihak kecamatan dan kelurahan serta peraturan hukum yang menyertainya,” Sebut Chandra Dalimunthe. (psc/sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *