Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Puskesmas di Medan Layani Berobat 3 Pasien Pakai KTP

PORTALSWARA.COM — Salah satu Puskesmas di Medan layani berobat 3 pasien pakai KTP. Kebijakan perihal warga Kota Medan bisa mendapatkan pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan bekerja yang sama dengan BPJS secara gratis, berlaku sejak Kamis (1/12/2022) kemarin.

Menurut Kepala UPT Puskesmas Sentosa Baru, Hari Putra, ketiga pasien itu mereka rujuk ke rumah sakit.

“Sudah dua hingga tiga orang, memang membutuhkan emergency itu jadi dirujuk, karena kan berlaku universal health Coverage (UCH) ini kalau dia mau dirujuk,” kata Hari Putra Dermawan, Jumat (2/12/2022).

Sebelum dirujuk, mereka mengecek keaktifan BPJS pasien tersebut, jika tidak aktif maka mereka akan mengaktifkannya. Namun, jika pasien tersebut tidak perlu dirujuk, pasien cukup menunjukkan KTP-nya saja.

“Sedangkan kalau berobat di Puskesmas aja kita layani sesuai dengan KTP, itu aja syaratnya. Tapi kalau dia rujukan kalau dia tidak aktif (BPJS) atau tidak ada BPJS nya itu langsung kita aktifkan,” ujarnya.

Selama penerapan dua hari ini, Hari mengungkapkan belum ada menemukan kendala dalam penerapannya.

“Sejauh ini tidak ada kendala dalam penerapannya kalau di Puskesmas Sentosa Baru,” ungkapnya.

Melansir detiksumut.com, Sabtu (3/12/2022), sedangkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi, melalui Humas Edison menyebutkan berobat dengan menunjukkan KTP juga sudah mulai diterapkan. Pegawai mereka juga siap untuk melakukan pelayanan terkait program tersebut.

“Kita juga sudah mulai menerapkan, pegawai kita sudah siap melakukan pelayanan sesuai dengan instruksi Pak Wali,” sebut Edison.

Edison juga menjelaskan selama dua hari ini belum ada kendala yang mereka temukan dalam melakukan pelayanan kesehatan.

“Nggak ada kendala, itu kan hanya mengumpulkan KTP, terus sudah ada barcode, selama ini pun kita tahu yang terdaftar dan tidak terdaftar, tapi itu tidak kita laksanakan karena tidak ada perintah,” tutupnya. (psc)

Baca Juga :  DPRD Medan Rekom Aparat Penegak Hukum Hentikan Penangkapan Ballpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *