Breaking News
Banjir Demak Melanda 4 Kecamatan: Ribuan Warga Terdampak I Tragis dan Sadis: Siswa SMK Habisi Satu Keluarga di Penajam Pasir Utara I Tolak Pakai Jaket AMIN, Rocky Gerung Disebut Sudah Masuk Angin I Berita Duka: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting Tutup Usia di Kantor I Perkutut Katuranggan Korowelang, Burung Misterius yang Diklaim Bisa Berubah Menjadi Ular

Sopir Ambulans Ungkap Pembunuhan Brigadir J Janggal

PORTALSWARA.COM, Jakarta – Sopir ambulans ungkap pembunuhan Brigadir J janggal. Kejanggalan itu dirasakan Ahmad Syahrul Ramadhan, saat dirinya mengevakuasi jenazah Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, ke Rumah Sakit (RS) Polri.

Pernyataan tersebut disampaikan sopir ambulans PT Bintang Medika, saat bersaksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf, dalam kasus pembunuhan Brigadir J, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022).

Syahrul mengaku heran ketika diarahkan petugas kepolisian untuk membawa jenazah Yosua ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Padahal, seharusnya jenazah langsung dibawa ke kamar jenazah/ruang forensik.

“Pas di RS enggak langsung ke forensik ke kamar jenazah, tapi ke IGD. Saya bertanya, ‘pak izin kok IGD dulu, biasanya kalau saya langsung ke kamar jenazah, forensik. ‘Oh, saya juga enggak tahu mas ikuti perintah aja.’ Oh baik,” ujar Syahrul di hadapan majelis hakim PN Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022)

Mengikuti arahan tersebut, Syahrul langsung menuju IGD yang saat itu kondisinya sedang ramai. Ia kemudian menyerahkan jenazah Yosua yang telah dibawanya dari rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo tersebut.

Setelah ingin pamit pulang, Syahrul ditahan oleh salah seorang petugas yang tak dikenal namanya. Ia pun menuruti arahan tersebut dan menunggu di dekat masjid rumah sakit.

Ketika merasa haus dan lapar hendak mencari makan-minum, ia tidak diperkenankan. Syahrul dibelikan sate dan minum oleh petugas dimaksud.

Baca Juga :  P3H: Tangkap Oknum PN Lubuk Pakam Terduga Tak Patuhi Putusan 3 Pengadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *