Breaking News
PDIP Meminta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran Akibat Gugatan di PTUN I Edy Rahmayadi Tetap Berusaha Daftar ke Golkar dan Gerindra Meski Ditolak I MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 I Eks Direktur Utama RSUP Adam Malik Terduga Korupsi Rp8 Miliar Ditahan IOknum Dokter Tersangka Cabuli Istri Pasien Berdamai dengan Rp600 Juta
banner 600x300

Tragedi Pesta Halloween Itaewon: 355 Orang Dilaporkan Hilang!

PORTALSWARA.COM, Jakarta – Setidaknya 151 orang tewas dalam tragedi maut perayaan Halloween di distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Bahkan pihak berwenang menerima 355 laporan orang hilang.

Acara perayaan Halloween ini dihadiri sekitar 100.000 orang. Menurut Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Kota Seoul, pusat layanan masyarakat Hannam-dong telah menerima 44 laporan langsung dan 311 panggilan dengan total 355 laporan orang hilang saat ini.

Untuk keluarga dan teman yang berduka atas kehilangan tragis, Seoul bekerja sama dengan lebih dari 60 pekerja mendukung mereka dan menghubungkan mereka, dengan salah satu dari 50 pusat medis di sekitar kota untuk proses pemakaman.

Warga membanjiri distrik klub malam Itaewon, Sabtu (29/10/2022) malam, untuk menikmati perayaan Halloween pertama di Korea Selatan sejak batasan kerumunan dan aturan masker wajah, yang diberlakukan oleh pandemi Covid dicabut.

Saksi mata mengatakan, bahkan sebelum kekacauan terjadi, para pengunjung pesta sudah sangat padat di jalan-jalan sempit sehingga sulit untuk bergerak.

“Saya melihat orang-orang pergi ke sisi kiri dan saya melihat orang itu menuju ke sisi yang berlawanan. Jadi, orang yang di tengah macet, jadi tidak bisa berkomunikasi, tidak bisa bernapas,” kata seorang saksi bernama Sung Sehyun.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang melakukan kompresi pada pengunjung pesta lainnya yang tergeletak di tanah, saat mereka menunggu bantuan medis.

“Kami melihat adegan dari film… Seperti hal-hal yang terjadi selama perang,” kata saksi Park Jung-Hoon (21) kepada Reuters.

“Mereka melakukan CPR di sana-sini dan orang-orang bergegas masuk karena tidak ada yang dikendalikan. Itu benar-benar di luar kendali,” lanjutnya.

Akibat tragedi maut ini, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, dilansir dari detik Minggu (30/10/2022), mengadakan pertemuan darurat pada dini hari Minggu (30/10/2022) waktu setempat. Presiden mengeluarkan pengumuman masa berkabung nasional sampai batas waktu yang tidak ditentukan. (psc/bs)

Baca Juga :  Indonesia Akan Pasok Listrik ke Afrika Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *