Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Wanita 25 Tahun Belum Nikah di Negara Ini Disiram Kayumanis

PORTALSWARA.COM, Jakarta — Bukan cuma Indonesia, jika perempuan berusia lebih dari 25 tahun belum menikah kerap mendapat cibiran miring. Wanita 25 tahun belum menikah di negara ini disiram kayu manis.

Ternyata ada juga kepercayaan yang bisa dianggap aneh bagi orang luar di negara tertentu. Salah satunya tradisi di Denmark. Dimana orang yang belum menikah diguyur dengan bubuk kayu manis, salah satu bumbu rempah yang banyak digunakan dalam makanan. Kenapa dijadikan tradisi?

Saat merayakan ulang tahun ke-25, masyarakat Denmark yang masih jomlo akan diguyur dengan kayu manis oleh anggota keluarganya.

Tradisi ini, melansir CNN Indonesia, Minggu (13/11/2022), mungkin tampak seperti hukuman karena tidak bisa menetap dan menikah pada usia 25 tahun. Namun rupanya tradisi ini dilakukan hanya sebagai kesempatan untuk mengerjai orang dan main-main.

Alih-alih hanya ditaburkan seberapa, orang yang sudah berusia 25 tahun diguyur dengan kayu manis dari kepala hingga kaki dan kadang juga disiram dengan air agar kayu manis menempel lekat di tubuh.

Jika kurang “menyiksa”, terkadang kayu manis tersebut dicampur dengan telur agar menambah keasyikan, agar kayu manis lebih menempel dan terkesan “jijik” di tubuh.

Seorang pria mengatakan, tradisi ini sudah berlangsung ratusan tahun ketika para pedagang yang menjual rempah-rempah biasa bepergian dari satu kota ke kota lain. Hal tersebut menyebabkan para pedagang tidak dapat menemukan pasangan untuk menikah dan tetap berstatus jomblo untuk waktu yang lama.

Penjual pria seperti itu disebut pepper dudes (Pebersvends), sedangkan wanita disebut pepper maidens (Pebermø).

Sementara tradisi ini masih dijalani di Denmark, orang tidak menghakimi orang lain yang belum dapat menemukan pasangan dan berkeluarga pada usia 25. Tidak ada tuntutan apapun menyinggung pernikahan dini dalam masyarakat Denmark.

Baca Juga :  Nikita Mirzani Terancam Lumpuh Akibat Kista Tulang

Pasalnya, usia rata-rata menikah di negara tersebut bagi pria adalah 34 setengah tahun sedangkan 32 tahun bagi wanitanya. (psc/sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *