Breaking News
Ramai-ramai Tolak Pangkat Jenderal Kehormatan Prabowo I 13 Kepala Daerah Ajukan Permohonan ke MK Usulkan Pilkada 2025 I Daftar Daerah yang Bakal Gelar Pilkada Serentak 27 November 2024 I Tolak Rencana KUA Sebagai Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Hidayat Nur Wahid: Bisa Memicu Disharmoni I Jabatan Plt Sekretaris DPRD Labuhanbatu Parulian Diduga Ilegal

Waspadai Orderan Fiktif Ojek Online

PORTALSWARA.COM — Orderan fiktif dipakai kedok untuk menipu. Metodenya bayar ditempat atau COD. Waspadai orderan fiktif ojek online yang bikin resah dan kecewa para driver ojek online. Dan ini terjadi di Kota Medan, Selasa (22/11/2022).

Goshop, produk Gojek aplikasi yang bergerak di bidang transportasi pengantaran makanan dan barang, menjadi aplikasi yang kerap digunakan pelaku.

Informasi dihimpun di lapangan, pelaku memesan ojek online dengan sistem bayar ditempat atau COD. Dimana para driver ojek online yang menalangi atau membayar terlebih dahulu setelah barang diantar.

Sementara korbannya adalah K Ginting (22), driver yang menerima orderan fiktif.

Kepada wartawan, K Ginting mengaku mendapatkan orderan berupa keset kaki karakter dan pengisian Ovo Rp150.000 kepada si pelaku.

“Saya sudah membeli barang pesanan ke toko senilai Rp270.000. Karena sistem pembayaran COD, saya yang menalangi atau membayar terlebih dahulu setelah barang diantar,” kata K Ginting.

Si pemesan barang mengaku bernama Zeny, selanjutnya driver ojek online mengantar pesanan yang sudah dibeli dari toko itu ke alamat sesuai aplikasi di kawasan Jalan Brigjend Zein Hamid Medan.

“Melalui pesan chat WhatsApp, Saya sudah ikuti lokasi yang dia maksudkan. Bahkan sebelumnya dia minta order top up Ovo kepada saya Rp150.000. Awalnya saya merasa takut dan berprasangka buruk tapi karena si pelaku mendesak saya, dia bilang nanti dibayar kepada saya saat barangnya diantarkan,” ungkap driver ojek online K Ginting.

“Alasan dia (pelaku) mau mesen grab food, karena anaknya belum makan dan mengimingi akan memberi uang tips sebesar Rp25.000. Saya pun merasa kasihan karena mendengar anaknya belum makan katanya,” sambung K Ginting menjelaskan.

Baca Juga :  Polres Labuhanbatu Bantu Kembalikan Anak yang Sempat Terlantar ke Keluarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *