Breaking News
NasDem dan Gerindra Pasangkan Rico-Zaki di Pilwalkot Medan I Kebijakan Parkir Berlangganan, Bobby Gaji 1.700 Jukir di Medan Rp2,5 Juta per Bulan I Hari Pertama Parkir Berlangganan Kota Medan Terjual 1.093 Stiker I Harga Tiket KA Bandara Kualanamu Turun Jadi Rp40 Ribu Mulai 1 Juli I Warga di Medan Disekap dan Dimintai Uang Rp100 Juta

Waspadai Orderan Fiktif Ojek Online

PORTALSWARA.COM — Orderan fiktif dipakai kedok untuk menipu. Metodenya bayar ditempat atau COD. Waspadai orderan fiktif ojek online yang bikin resah dan kecewa para driver ojek online. Dan ini terjadi di Kota Medan, Selasa (22/11/2022).

Goshop, produk Gojek aplikasi yang bergerak di bidang transportasi pengantaran makanan dan barang, menjadi aplikasi yang kerap digunakan pelaku.

Informasi dihimpun di lapangan, pelaku memesan ojek online dengan sistem bayar ditempat atau COD. Dimana para driver ojek online yang menalangi atau membayar terlebih dahulu setelah barang diantar.

Sementara korbannya adalah K Ginting (22), driver yang menerima orderan fiktif.

Kepada wartawan, K Ginting mengaku mendapatkan orderan berupa keset kaki karakter dan pengisian Ovo Rp150.000 kepada si pelaku.

“Saya sudah membeli barang pesanan ke toko senilai Rp270.000. Karena sistem pembayaran COD, saya yang menalangi atau membayar terlebih dahulu setelah barang diantar,” kata K Ginting.

Si pemesan barang mengaku bernama Zeny, selanjutnya driver ojek online mengantar pesanan yang sudah dibeli dari toko itu ke alamat sesuai aplikasi di kawasan Jalan Brigjend Zein Hamid Medan.

“Melalui pesan chat WhatsApp, Saya sudah ikuti lokasi yang dia maksudkan. Bahkan sebelumnya dia minta order top up Ovo kepada saya Rp150.000. Awalnya saya merasa takut dan berprasangka buruk tapi karena si pelaku mendesak saya, dia bilang nanti dibayar kepada saya saat barangnya diantarkan,” ungkap driver ojek online K Ginting.

“Alasan dia (pelaku) mau mesen grab food, karena anaknya belum makan dan mengimingi akan memberi uang tips sebesar Rp25.000. Saya pun merasa kasihan karena mendengar anaknya belum makan katanya,” sambung K Ginting menjelaskan.

Saat sampai di lokasi driver ojek online kebingungan karena tidak ada bangunan atau alamat tersebut tidak ada. Ditanyakan ke orang-orang yang ada disitu juga tidak tahu.

Baca Juga :  2 Wanita Pengendara Motor di Asahan Sumut Terperosok ke Jurang

“Setelah sampai di lokasi yang dituju, saya kemudian menghubungi nomor WA pelaku, namun baik nomor telepon dan WhatsApp tidak direspon bahkan diblokir,” katanya.

Dia mengatakan, bukan hanya dirinya saja yang ditipu melainkan ada juga driver ojek online lain yang mengantarkan barang kealamat yang dituju dengan atas nama serupa ternyata mendapat orderan fiktif.

Sementara itu dari hasil penelusuran, nomor telepon pelaku 0812780539** terdeteksi di aplikasi telephone Getcontact sebagai nomor dengan nama #Penipu Modus Goshop, #Penipu Belanja Ovo. (psc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *