Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Wow! Ribuan Jaringan Franchise RI Masuk Filipina

PORTALSWARA.COM, Jakarta — Bisnis waralaba kerap terlupakan di tengah ancaman resesi tahun depan. Banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergelut di bisnis ini. Dan ternyata, ribuan jaringan franchise RI masuk Filipina.

Memiliki talenta yang mampu menghasilkan produk berkualitas, Indonesia harus percaya diri. Terbukti waralaba yang telah berhasil menembus pasar internasional, melalui ribuan jaringan retail Indonesia di Filipina. Mulai dari Baba Rafi hingga gerai Alfamart.

Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Indonesia mesti percaya diri. Indonesia memiliki talenta anak muda hebat dalam menghasilkan produk yang mampu menembus pasar internasional.

“Ini harus kita fasilitasi sehingga dapat menyerbu pasar dunia. Indonesia punya potensi, punya sumber daya, serta segala persyaratan untuk mencapai hal itu,” sebut Zulkifli, Sabtu (19/11/2022).

Waralaba berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kerja sama dan kolaborasi semua pihak, waralaba akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Pemerintah terus mendukung para pelaku usaha waralaba untuk terus tumbuh karena memiliki potensi yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak lepas dari peran waralaba. Kita harus optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terjadi karena kolaborasi dan saling mendukung,” ujarnya.

Adapun ekonomi tetap Indonesia tumbuh sebesar 5,72 persen pada kuartal ketiga 2022, meskipun dalam situasi dunia yang penuh tantangan. Di sisi lain, melansir CNBC Indonesia, Minggu (20/11/2022), ekspor Indonesia surplus sebesar US$45,52 miliar pada periode Januari-Oktober 2022.

“Ini kabar bagus yang harus disyukuri karena kerja sama dan kolaborasi semua pihak, kita bisa kuat dalam mengatasi segala hambatan yang dihadapi,” kata Zulkifli Hasan. (psc/bs)

Baca Juga :  Kinerja Kredit Investasi di Sumut Melambat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *