PORTALSWARA.COM — Aiptu Fidel Ferdinan Batee, anggota Biddokkes Polda Sumut yang ditangkap TNI saat membawa sabu di Kabupaten Asahan mengaku dijebak kawannya.
Menurut Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Yemi Mandagi, Aiptu Fidel tidak mengakui sabu-sabu yang ditemukan di dalam mobilnya itu merupakan miliknya. Fidel mengatakan sabu-sabu itu diletakkan oleh rekannya, Wanda Rizaldy Marpaung untuk menjebaknya.
“Aiptu Fidel Ferdinan Batee dalam BAP nya mengaku dijebak Wanda Rizaldi Marpaung. Dia tidak mengakui barang narkotika ditemukan di mobil itu adalah miliknya,” kata Yemi, saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Selasa (13/06/2023).
Yemi mengatakan Fidel dan Wanda sempat sama-sama berada di mobil yang dikemudikan oleh Aiptu Fidel itu pada 5 Juni 2023 sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, mereka pergi ke rumah teman mereka bernama Udin.
“Karena sebelum dilakukan penangkapan, Aiptu Fidel Ferdinan Batee ada bersama sama dengan Wanda Rizaldy Marpaung di dalam mobil. Jadi, Wanda pukul 19.00 WIB bersama-sama dengan Aiptu Fidel di dalam mobil,” jelasnya.
Saat Fidel sedang meninggalkan mobilnya, Wanda lalu meletakkan plastik berisi sabu-sabu dan timbangan elektrik tersebut. Plastik itu diletakkan Wanda di bawah jok sopir.
“Saat Aiptu Fidel meninggalkan Wanda sendirian di dalam mobil, di waktu itulah Wanda memasukkan plastik asoy berisikan narkotika jenis sabu-sabu itu di bawah jok sopir. Kegiatan itu tanpa sepengetahuan Aiptu Fidel Ferdinan Batee,” jelas Yemi.
Lalu, pada Kamis (08/06/2023), pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap Wanda di Kota Tanjungbalai. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Wanda mengaku dirinya memang meletakkan plastik berisi sabu-sabu itu.
“Dari hasil pemeriksaan, Wanda mengakui bahwasanya benar Wanda yang memasukkan satu bungkus plastik asoy warna hitam berisikan narkotika jenis sabu dan satu unit timbangan elektrik ke dalam mobil Aiptu Fidel,” ujarnya.
Menurut pengakuan Wanda, dirinya disuruh oleh Safrizal untuk meletakkan sabu-sabu itu di mobil Aiptu Fidel. Polisi pun lalu memburu keberadaan Safrizal dan berhasil menangkapnya .
Safrizal mengakui dirinya menyuruh Wanda untuk meletakkan sabu-sabu itu. Safrizal melakukan itu karena kesal dengan Aiptu Fidel.
“Hasil pemeriksaan Safrizal, mengakui memang benar menyuruh Wanda Marpaung untuk meletakkan atau memasukkan plastik asoy warna hitam berisikan dua bungkus klip bening berisi sabu itu,” jelasnya. (psc)












