Pegiat Mangrove Apresiasi Kapolda Sumut Tindak Tegas Perusak Hutan Mangrove Lubuk Kertang Langkat

PORTALSWARA.COM — Tindakan tegas Kapolda Sumut terhadap perusak hutan Mangrove Lubuk Kertang Langkat mendapat apresiasi dari salah seorang pegiat Mangrove.

Wibi Nugraha, pegiat Mangrove yang juga Juara Terbaik I Nasional Wanna Lestari, memberikan apresiasi kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya, yang bertindak tegas terhadap pelaku penebangan hutan Mangrove di ekowisata Mangrove Lubuk Kertang sekitarnya, di Kecamatan Brandan Barat kabupaten Langkat.

Wibi mengungkapkan, Tim Polda Sumut langsung turun ke lokasi untuk melakukan penindakan terhadap oknum tak bertanggungjawab tersebut.

“Saya selaku kader konservasi alam nasional yang fokus terhadap Mangrove sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya dan jajaran Polda Sumut, yang peduli terhadap Mangrove. Harapan saya, semoga oknum-oknum penebang pohon Mangrove untuk segera menyadari, tindakan mereka merusak lingkungan hidup dan merusak kehidupan lain yang ada di dalam hutan Mangrove,” papar Wibi kepada wartawan, di Kafe Stadion Medan, Minggu (30/07/2023).

Wibi menghimbau para perusak hutan Mangrove agar segera berhenti menebangi pohon Mangrove. Bahkan Wibi mengajak untuk bergabung bersama dia dan kawan-kawan lainnya untuk melakukan penanaman Mangrove.

“Tak ada yang lebih baik dari kehidupan ini selain memberikan kehidupan untuk flora dan fauna. Dan sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain,” ujar Wibi.

Peraih Juara Terbaik 1 Nasional Wana Lestari 2019 yang pernah diundang khusus Presiden Jokowi mengikuti Upacara Bendera 17 Agustus 2019 di Istana Negara Jakarta ini pun, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya dan jajaran Polda Sumut atas perhatiannya kepada Mangrove.

Menurut Pegiat Mangrove di pesisir pantai Sumatera Utara ini, hutan Mangrove di kawasan ekowisata Mangrove Lubuk Kertang, Kabupaten Langkat merupakan salah satu kawasan hutan Mangrove terbaik di Sumatera Utara.

Baca Juga :  Sekdaprov Arief Sudarto Gagal 2 Kali Jadi Komisaris Bank Sumut

Lebih lanjut dijelaskannya, Kelompok Mekar dan Kelompok Lestari Mangrove Lubuk Kertang berjuang keras sejak 2009 untuk melakukan penanaman Mangrove demi jutaan kehidupan.

Bertahun tahun, urai Wibi, kelompok ini berjuang keras bersama para sahabat dan komunitas lainnya, menanam Mangrove di Desa Lubuk Kertang. Masyarakat pun memiliki andil besar dalam melestarikan Mangrove di Desa Lubuk Kertang tersebut. Puluhan bahkan ratusan hektar lahan rusak, dulu ditanami puluhan ribu batang bibit Mangrove hingg hasilnya tumbuh subur dan menjadi kebanggaan. Namun sekarang semua pohon Mangrove tersebut tumbang, rusak parah akibat penebangan liar yang dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab.

“Puluhan hektar hutan Mangrove subur itu hancur lebur berantakan. Berita rusaknya hutan Mangrove di Desa Lubuk Kertang Kabupaten Langkat sampai ke Kapolda Sumut, yang langsung menurunkan tim ke lokasi hutan Mangrove yang hancur lebur,” pungkasnya. (psc)