PORTALSWARA.COM — Protes terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo semakin meluas di berbagai kampus Indonesia. Universitas Indonesia (UI) menabuh genderang memulihkan demokrasi, mengutuk tindakan yang mengekang kebebasan berpendapat dan menuntut pemilu yang bebas dari intimidasi.
“Lima tahun terakhir, utamanya menjelang pemilu 2024, kami kembali terpanggil untuk menabuh genderang, membangkitkan asa dan memulihkan demokrasi negeri yang terkoyak,” ujar Ketua Dewan Guru Besar UI, Harkristuti Harkrisnowo, di Kampus UI, Depok, Jumat (02/02/2024).
Guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai demokrasi, sementara koalisi dosen Universitas Mulawarman (Unmul) meminta Presiden Jokowi untuk tidak memihak dalam Pemilu 2024. Mereka khawatir demokrasi Indonesia terancam oleh perilaku kekuasaan dan elit politik.
Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Brawijaya (Unibraw) juga menyuarakan kritik terhadap Jokowi, menuntut etika kenegarawanan dan menyuarakan kemungkinan reformasi jilid dua.
Melansir CNN Indonesia, Sabtu (04/02/2024), semua elemen ini merinci tuntutan yang semakin meluas untuk menjaga demokrasi yang sehat, transparan dan adil, serta menekankan perlunya pengawasan pemilu yang ketat. Kritik-kritik ini mencerminkan keprihatinan terhadap potensi ancaman terhadap demokrasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat secara luas dalam memastikan integritas pemilu. (psc)












