Melawan Petugas, Kurir Ganja Tewas Tertembak di Pantat

PORTALSWARA.COM — Seorang kurir ganja berusia 20 tahun, dengan inisial PH, tewas tertembak di bagian pantatnya saat melawan petugas kepolisian Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal (Madina).

Kepala Satuan Narkoba, AKP Irwan, menjelaskan bahwa PH diketahui membawa ganja seberat 14 kilogram.

Irwan menyampaikan bahwa penangkapan PH berawal dari informasi yang diterima oleh Polres Madina mengenai transaksi ganja di Jalan Umum Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi pada Jumat, 26 Januari 2024. Petugas kepolisian mendatangi lokasi dan menemukan PH bersama temannya, mengendarai sepeda motor sambil membawa ganja.

Saat petugas berusaha mengamankan PH, terjadi kejar-kejaran di mana PH melawan dengan menggunakan pisau. Polisi memberikan tembakan peringatan, tetapi PH mengabaikannya. Akhirnya, polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak PH, yang mengakibatkan kematian kurir ganja tersebut.

Melansir viva.co.id, Minggu (04/02/2024), dalam insiden tersebut, seorang anggota polisi mengalami luka robek pada lengan dan harus menjalani perawatan di RSUD Panyabungan. Irwan menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan ganja yang melibatkan PH, dan sedang memburu rekannya yang melarikan diri.

“Ikatan kejadian ini adalah tindakan tegas terukur karena ancaman nyata terhadap keselamatan petugas. Kami akan terus mengejar rekan PH yang melarikan diri,” ujar Irwan. (psc)

Baca Juga :  Penjual Mie di Medan Tipu Langganan IRT Rp400 Juta