PORTALSWARA.COM — Ketua Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia Sumatera Utara atau PW Parmusi Sumut Dr H Ali Amran Tanjung akan melakukan pembenahan infrastruktur organisasi yang dipimpinnya. Hal itu disampaikannya sesaat sebelum dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PW Parmusi Sumut, periode 2025-2030, dalam konferensi pers, Sabtu (19/07/2025), di Hotel Grand Darusalam, tempat berlangsungnya Musywil II Parmusi Sumut 2025.
Menurutnya, pelaksanaan Musywil II yang dilaksanakan merupakan aspirasi seluruh peserta musyawarah wilayah untuk memilih pemimpin 5 tahun kedepan. Dan kemudian tugas ketua terpilih untuk melaksanakan pembentukan kepengurusan di 33 kabupaten/kota Sumatera Utara.
“Pembenahan infrastruktur. Saya siap dan bertekad untuk membesarkan Parmusi di seluruh Sumatera Utara. Karena ini merupakan jihad kita semua untuk terus bergerak menghidupkan dakwah hingga ke desa-desa terpencil. Inilah energi positif yang menyemangati kami menerima tugas dan amanah mulia ini,” ujar Dr H Ali Amran.
Kerenanya, kata dia, diperlukan sinergi seluruh potensi kader Parmusi yang nantinya akan diwujudkan dalam struktur kepengurusan tingkat wilayah. Dan ini akan membawa kembali Parmusi ke puncak kejayaannya dalam perjuangan dakwah di Indonesia.
Lebih lanjut Ali Arman Tanjung, dalam visi misinya, menyampikan kesediaanya untuk memimpin PW Parmusi Sumut, karena panggilan dakwah dan panggilan umat.
“Mari kita bangun kebersamaan kekompakan dan rasa tanggung jawab. Karena tanggung jawab adalah bagian daripada bukti bahwa kita amanah dalam sebuah kepercayaan yang berbeda,” tandasnya.
Sementara itu, Presedium sidang yang diketuai Harun Al Rasyid ketika membuka sidang pemilihan ketua, hanya Ali Amran Tanjung yang mengajukan diri sebagai bakal calon ketua. Setelah beberapa saat, tak ada lagi yang mendaftarkan diri. Otomatis Ali Amran Tanjung adalah calon tunggal.
Lalu secara mufakat dalam Muswil II Parmusi Sumut tersebut, terpilih secara aklamasi Dr Ali Amran Tanjung SH MHum sebagai Ketua PW Parmusi Sumut periode 2025 – 2030. Dan otomatis ketua terpilih menjadi Ketua Formatur dan dibantu dua dari PW dan dua lagi dari pengurus kabupaten kota.
Unsur formatur wilayah adalah ketua demisioner Dr Efi Brata Madya Msi dan Ketua SC Musywil II, OK Dedek SH, Ketua PD Parmusi Binjai, M Budi Daulay, Ketua PD Deli Serdang, Firrdansyah. Kepada tim formatur, pimpinan sidang memberikan waktu sekira dua minggu untuk menyusun komposisi kepengurusan.
Ketua Pimpinan Pusat Parmusi, Prof Dr Husnan Bey Fananie MA, ketika menutup Musywil II PW Parmusi Sumut, menyampaikan selamat kepada ketua terpilih, Ali Amran Tanjnug. Kedepan dalam menjelang Indonesia emas tentu harus menjadi starting point bagi Parmusi.
“Kita harus bangun pemikiran baru. Parmusi harus lebih giat menata organisasi di seluruh lini. Mulai dari pusat sampai ke ranting. Kita harus berkorban apapun untuk Parmusi. Sebab Parmusi bukan PT bukan badan usaha. Tak ada imbalan tapi ini adalah tempat amal jariah kita,” ujarnya penuh semangat.
Seusai terpilih, Ali Amran Tanjung, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dalam penyelenggaraan Musywil II dan kepercayaan kepada dirinya untuk menjadi Ketua PW Parmusi Sumatera Utara. “Terima kasih atas dukungan dan mari kita bersama membangun Parmusi di Sumut,” katanya.
Hasil Musywil II Parmusi Sumut dikatakannya, merupakan awal yang baik dan proses yang baik. Maka akan mendapatkan hasil yang baik. Nilai-nilai keimanan dan keislaman harus diterapkan dalam membangun Parmusi.
“Kita harus sami’na dan watho’na. Demikian juga dengan apa yang terjadi di pusat maka sama kita yang ada di wilayah. Parmuai harus ada di 33 kabupaten dan kota. Ini bisa kita lakukan dengan sungguh-sungguh. Kekuatan ada di daerah-daerah. Maka kita harus bangun Parmusi dengan semangat dan sinerji satu sama yang lain,” pungkasnya. (bees/psc)










