PORTALSWARA.COM — Aktivis Mahasiswa 98 asal Sumut Ikhwaluddin Simatupang meminta masyarakat dan mahasiswa mencegah dan menghentikan tindakan anarkhis serta merusak bangunan/fasilitas umum.
Menurut Ikhwaluddin Simatupang, masyarakat dan mahasiswa tetep tenang dan fokus pada isu penghentian kenaikan gaji/tunjangan anggota DPR RI. Isu ini harus dapat jawaban yang cepat dan pasti dari kelembagaan legislatif dan pemerintah.
“Jangan sampai isu utama, yakni kenaikan penghentian gaji/tunjangan anggota DPR RI bergeser jadi kekerasan aparatur negara dan aksi penjarahan atau pembakaran gedung-gedung pemerintahan. Ini akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang bermuara terhadap tingginya harga-harga kebutuhan masyarakat,” ujar aktivis mahasiswa 98 yang juga mantan Direktur LBH Medan ini.
“Tindakan anarkhis dan perusakan akan berdampak pada perputaran roda ekonomi di masyarakat. Misalnya banyak pedagang dan masyarakat tidak nyaman ke pasar-pasar tradisional.Transaksi barang dan jasa, juga akan mempermudahnya pemenuhan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ujar Ikhwaluddin yang juga Penesahat Jurnalis Media Independen (JMI) Sumut.
Aksi demo dengan suasana kondusif selain fokus pada isu yang disuarakan dan diperjuangkan juga akan mendapat simpati masyarakat. (bees/psc)






