PORTALSWARA.COM — Sejumlah Kepala SMA/SMK Negeri di Binjai-Langkat Sumatera Utara (Sumut) keluhkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tak kunjung cair.
Keluhkan dana BOS yang tak kunjung cair diungkap sejumlah kepala sekolah, baik SMA Negeri maupun SMK Negeri yang ada di Binjai dan Langkat. Lantas, ada apa ya?
“Mau apa-apa kami sangat sulit sekali bang. Belum lagi gaji honorer guru kami. Dan belum lagi keperluan sekolah dan lain-lainnya,” ungkap Er, oknum kepala sekolah salah satu SMA Negeri di Binjai kepada wartawan, melalui WhatsApp, Sabtu (08/04/2023).
Menurutnya, mereka, pihak sekolah tidak bisa melakukan kegiatan apapun yang berkaitan dengan dana BOS. Bahkan mereka sendiri, para kepala sekolah tidak bisa berbuat banyak.
“Kami seluruh Kepsek mau gimana lagi kami buat bang. Sebentar lagi hari Raya Idul Fitri. Gaji guru honorer dan keperluan sekolah semua terhambat. Karena dana BOS belum juga ada tanda-tanda pencairan,” ungkapnya.
Bahkan, kata Er, mereka sudah menanyakan perihal belum cairnya dana BOS tersebut ke dinas pendidikan.
“Kami seluruh kepsek sudah bertanya ke dinas, tetapi belum juga ada tanda pencairan dana BOS tersebut,” urainya.
Senada, Hs, kepala sekolah salah satu SMK Negeri di Tanjung Pura Langkat, merasa sedih melihat para guru honorernya. Akibat dana BOS yang belum juga cair, tidak hanya menghambat kegiatan sekolah. Tetapi juga gaji para honorer belum dibayar.
“Kami sangat sedih sekali lihat guru honorer kami. Gaji belum terbayar, semua terhambat untuk kegiatan sekolah. Kami berharap kepada pemerintah, tolong cairkan dana BOS. Karena kami sangat perlu sekali untuk keperluan sekolah ATK dan gaji guru,” pungkasnya. (psc)












