Merespons Rommy PPP, Gerindra: Jangan Paksa Prabowo Jadi Wakil Ganjar

PORTALSWARA.COM — Partai Gerindra minta jangan paksa Prabowo jadi wakil Ganjar. Posisi Partai Gerindra tidak akan berubah soal Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Penekanan Ketua DPD Partai Gerindra Andre Rosiade tersebut, merupakan pernyataan untuk merespons Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP Muhammad Romahurmuziy, yang menyebut pertemuan Presiden Jokowi dengan ketum parpol koalisi pemerintah membahas koalisi duet Ganjar-Prabowo.

“Pak Prabowo itu nyapres, bukan nyawapres,” ujar Andre saat dihubungi, Rabu (03/05/2023).

Andre pun meminta Rommy untuk tidak mencampuri urusan internal Partai Gerindra. Jangan paksa Prabowo untuk menjadi cawapres pendamping Ganjar. Ia menyarankan Rommy mengurus urusan partainya sendiri.

“Enggak usah paksa Pak Prabowo jadi wakilnya Ganjar. Sudahlah, Gus Rommy urus urusan internal PPP aja, daripada sibuk urusin Pak Prabowo,” kata dia.

Rommy, menurutnya, telah membuat hoaks soal pernyataannya yang menyebut pertemuan itu membahas soal duet Ganjar-Prabowo.

“Mungkin ini bentuk paniknya Gus Rommy karena hampir seluruh survei menyatakan kalau head to head di putaran dua Ganjar vs Pak Prabowo, ya Pak Prabowo yang menang,” tegasnya.

Sebelumnya, Romahurmuziy sempat mengklaim pertemuan antara Jokowi dengan ketua umum parpol membahas koalisi untuk duet Ganjar-Prabowo.

Ia paham kondisi saat ini bertolak belakang dengan koalisi Ganjar-Prabowo tersebut. Pasalnya, Ganjar dan Prabowo sama-sama didukung sebagai calon presiden oleh partai masing-masing.

Kendati demikian, Romy melihat masih ada peluang duet tersebut terwujud pada Pilpres 2024.

“Tentu hal ini terpulang ke Prabowo, apakah bersedia menjadi cawapres di tengah amanat partainya untuk menjadi capres,” ujar Romy melalui keterangan tertulis, Selasa (02/05/2023).

Di sisi lain, Prabowo juga telah membantah membahas duetnya dengan Ganjar Pranowo dalam pertemuan itu.

Baca Juga :  Gerindra Tegaskan Prabowo Capres Tunggal

Dia menjelaskan pertemuan itu tidak terlalu banyak membahas politik. Prabowo lantas menampik adanya pembahasan rencana dirinya mendukung Ganjar.

“Tadi kita enggak terlalu rinci (membahas soal rencana mendukung Ganjar),” terang Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta. (psc)