Paripurna Hari Jadi ke – 77 Provinsi Sumut, Bobby: Saat Tepat Merefleksikan Perjalanan Panjang yang Dilalui Bersama

PORTALSWARA.COM — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM mengatakan, momentum hari jadi ke – 77 Provinsi Sumatera bukan sekedar perayaan usia, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah dilalui bersama.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat Rapat Paripurna Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke – 77 Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025, Selasa (15/04/2025), di gedung DPRD Sumut, Medan.

Menurutnya, momen hari jadi Provinsi Sumatera Utara ke 77 tahun juga mengevaluasi capaian serta melihat tantangan yang ada di depan mata. Sekaligus memproyeksikan langkah-langkah strategis apa yang harus dan akan dilakukan ke depannya.

“Kita merayakan semangat kebersamaan keteguhan tekad kerja keras seluruh elemen masyarakat, untuk mewujudkan Sumatera Utara sebagai provinsi yang maju unggul dan berkelanjutan. Kita juga merayakan semangat kolaborasi yang telah menyatukan kita dalam membangun tanah yang kita cintai ini, sebuah provinsi yang tidak hanya kaya akan sumber daya, tetapi juga kaya akan semangat dan harapan kedepannya,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, posisi Sumatera Utara adalah posisi yang strategis. Posisi geografis yang sangat-sangat strategis. Terletak di antara Samudra Hindia dan Selat Malaka, menjadikan jalur penting perdagangan nasional dan juga internasional.

Dikatakannya, dengan didukung Pelabuhan Belawan serta Kuala Tanjung juga bandara tingkat internasional dan domestik, menjadikan pintu gerbang Indonesia bagian barat yang juga terhubung dengan negara-negara tetangga. Tak hanya dari sisi konektivitas keragaman etnis kebudayaan dan sumber daya alam, tetapi juga menjadikan Sumatera Utara sebagai titik temu kekuatan bangsa.

“Tempat bertemunya semangat gotong royong dalam bingkai Indonesia,” ucapnya.

Provinsi Sumatera Utara, kata Bobby, adalah salah satu daerah yang paling dinamis di Indonesia. Terbentang seluas lebih dari 72.000 kilometer persegi provinsi ini. Merupakan salah satu dari provinsi terluas yang ada di tanah air. Wilayahnya terdiri dari dataran tinggi pesisir pantai, kawasan perkotaan yang padat hingga pulau-pulau terpencil kaya akan budaya serta kehidupan masyarakat beragam.

Baca Juga :  Bobby: Normalisasi 34,5 Km Sungai Deli Tanpa Penggusuran Warga

Dikatakannya, secara administratif, Sumatera Utara memiliki 25 Kabupaten serta 8 kota, dengan 4.455 kecamatan dan lebih dari 6.000 desa dan kelurahan.

Jumlah ini, katanya, menjadikan Provinsi Sumatera Utara salah satu provinsi dengan struktur Pemerintah Daerah yang paling kompleks dan luas di Indonesia. Kota Medan bukan hanya menjadi pusat pemerintahan. Tetapi juga jantung perekonomian dan pusat pertumbuhan wilayah barat Indonesia. Kota yang merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.

Dari sisi geografis, ujarnya, penduduk Sumatera Utara telah mencapai lebih dari 15 juta penduduk. Masyarakatnya terdiri dari berbagai latar belakang etnis dan komposisi suku yang beragam. Seperti Batak Toba, Mandailing, Karo, Simalungun, Nias, Melayu, Angkola, Jawa, Minangkabau Tionghoa dan yang lainnya. Keragaman ini menjadikan kekuatan tersendiri yang memperkaya kehidupan sosial dan budaya di Sumatera Utara. Apalagi di tengah-tengah kemajemukan, toleransi dan gotong royong menjadi nilai ukur dan nilai luhur, yang harus tetap dijaga.

“Kita juga patut bersyukur atas berbagai pelaksanaan project strategis nasional di Sumatera Utara dan juga dalam capaian ekonomi makro pembangunan yang terus mencapai trend positif. Tahun 2024 pertumbuhan ekonomi tercatat 5,10%, tingkat pengangguran menurun menjadi 5,60%, tingkat kemiskinan juga menjadi 7,19%,” jeasnya.

Selain itu, inflasi berhasil dikendalikan di angka 2,12% pada tahun 2024. Capaian indeks kesehatan dan pendidikan terus kembali realisasi APBD mencapai 88,85% serta peranan publik semakin efektif, efisien dan akuntabel.

Karenanya, kata Bobby, arah pembangunan Sumatera Utara ke depan ditetapkan dengan jelas melalui visi kolaborasi Sumut berkah menuju Sumatera Utara unggul maju dan berkelanjutan. Ditegaskannya, komitmen untuk menjawab tantangan masa kini dan masa depan, dijabarkan melalui 5 misi utama. Di antaranya, memperkuat SDM, meningkatkan tata kelola pemerintah, memperkuat ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur berkelanjutan serta mewujudkan ketahanan nasional dan budaya.

Baca Juga :  Bobby: Pengelolaan Keuangan Daerah Berkualitas Terwujud Melalui Kolaborasi

“Kami tentunya mohon doa dan dukungan agar seluruh program pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke depan bisa sama-sama kita jalankan dengan berkolaborasi,” tandas Bobby, seraya mengatakan, perjalanan 77 tahun ini adalah kisah tentang kebersamaan tentang bagaimana menyatukan langkah, menyisipkan perbedaan dan saling menguatkan demi satu tujuan Sumatera Utara yang unggul maju dan berkelanjutan.

Untuk itu, Bobby juga mengajak semua untuk menjaga semangat tersebut. Melanjutkan kolaborasi lintas sektor lintas generasi dan lintas batas.

“Agar Sumatera Utara bukan hanya menjadi provinsi yang tumbuh secara angka, tapi juga bermakna secara rasa dan keberpihakan,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke – 77 Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 dirangkkai dengan penyerahan cindera mata kepada mantan gubernur dan wakil gubernur, mantan Sekdaprovsu, mantan Ketua DPRD Sumut dan Wakil Ketua DPRD Sumut.

Selain itu ada juga penyerahan bingkisan untuk camat terbaik, lurah terbaik, Kades terbaik, bidan terbaik, guru terbaik dan atlet terbaik.

Sebelumnya, pemaparan sejarah Provinsi Sumut juga dikisahkan oleh Pj Sekdaprovsu Ir Muhammad Armand Effendy Pohan MSi melalui tayangan video. (bees/psc)