PORTALSWARA.COM — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP capreskan Ganjar Pranowo. Menyikapi itu, koalisi besar pun atur pertemuan tertutup.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyatakan koalisi besar atau koalisi kebangsaan akan atur pertemuan lanjutan setelah momen hari raya Idulfitri 1444 H.
Pernyataan ini disampaikan oleh Zulhas merespons Ganjar Pranowo yang telah resmi diusung oleh Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden PDIP.
“Setelah ini, memang, setelah acara di kantor PAN kemarin, kita akan ada pertemuan lanjutan (dengan) KIB juga koalisi dari Pak Prabowo dan kawan-kawan,” ungkap Zulhas di kediamannya, Jakarta Timur, Sabtu (22/04/2023)
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP serta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang berisikan Gerindra dan PKB.
Namun Zulhas mengaku lebih nyaman untuk menyebut nama koalisi itu sebagai koalisi kebangsaan.
“Istilah saya koalisi kebangsaan, ini untuk membangun kebangsaan kita agar kokoh kuat dan melanjutkan pembangunan yang sudah bagus,” jelas Zulhas.
Di pertemuan terpisah kemarin, Kamis (21/04/2023), Zulhas menuturkan KIB akan segera menggelar pertemuan untuk membahas langkah politik usai PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP.
Zulhas menyebut adanya peluang KIB untuk mengusung nama lain sebagai capres KIB atau merapatkan barisan kepada PDIP.
“Semua terbuka, tentu perlu komunikasi politik. Habis Lebaran, parpol yang komitmen kuat untuk keberlanjutan komitmen kebangsaan, akan ada pertemuan Insyaallah,” papar Zulhas saat ditemui di Gedung Trans TV, Jakarta, Jumat (21/04/2023).
Awal bulan lalu, Zulhas sempat mengatakan jika wacana koalisi besar atau koalisi kebangsaan adalah orkestrasi Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan itu usai berkunjung ke rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jakarta, Sabtu (08/04/2023).
Wacana pembentukan koalisi besar lalu tercetus saat petinggi-petinggi partai politik bertemu di kantor DPP PAN beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi pun hadir di sana.
Melansir CNN Indonesia, Minggu (23/04/2023), lima orang ketua umum yang hadir antara lain, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PPP Mardiono. (psc)








