PORYALSWARA.COM — Pidato Menteri Malaysia berbahasa Jawa viral dan bikin heboh. Menteri Besar Johor, Datuk Onn Hafiz Ghazi menggunakan bahasa Jawa dalam pidato resmi di hadapan parlemen negara bagian. Kemudian diunggah akun Instagram @viralpressid.
“Kerajaan negeri telah dan akan terus secara konsisten membantu bangsa Johor, tanpa memandang etnis, agama, derajat, maupun keturunan,” katanya, Rabu (18/01/2023).
“We are truly a colour blind state then it comes to helping the people of bangsa Johor,” tambahnya lagi dengan bahasa Inggris.
“Atau dalam bahasa lain, dengan izin Yang Mulia Datuk Ketua. Kito ikhi buto warno. Kabeh podo wae,” lanjutnya kemudian mencampur dengan bahasa Jawa.
Ini pun menimbulkan reaksi. Hal ini kemudian dijawab ketua sidang dengan pernyataan “cakap Jawa ke tu Yang Berhormat”. Dan pidato Menteri Malaysia berbahasa Jawa itu pun viral.
Ini kemudian kembali dijawab Ghazi. Ia berujar “saya coba”.
Sebenarnya, ia tak hanya berbicara dalam bahasa Jawa. Dalam kesempatan yang sama, ia juga mencoba berbicara dalam bahasa China dan Tamil.
Melansir CNBC Indonesia, Kamis (19/01/2023), salah satu netizen berujar hal tersebut adalah upaya sang menteri untuk menunjukan rasa hormatnya. Termasuk keahliannya berbahasa asing.
“Dia bahasa Jawa bukan secara tidak hormat. Dia ngomong satu quotes, tapi di translate ke beberapa bahasa dari Inggris, bahasa Jawa, Mandarin dan Tamil. Ini malah menunjukkan kewibawaan dan kelihaian beliau dalam bahasa asing,” ujar salah satu netizen.
“Ya karena keturunan Jawa di sana banian banget,” kata netizen lain.
Sementara itu, dari penelusuran CNBC Indonesia di akun Twitter @onnhafiz, pidato itu sebenarnya dilakukan dihadapan parlemen 11 Desember 2022 lalu.
“Syukur Alhamdulillah,” katanya.
“Saya baru sahaja menyampaikan ucapan penggulungan (terakhir) di sidang Dewan Negeri Johor yang Ke-15. Belanjawan Johor 2023 yang bertemakan ‘Maju Johor: Makmur Bersama Rakyat’ juga telah diluluskan dengan sokongan majoriti (mayoritas) Ahli-Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Johor,” tegasnya lagi. (psc)






