PORTALSWARA.COM — Selama kampanye Pemilihan Presiden 2024, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md berupaya memenangi Pilpres dalam satu putaran. Meski demikian, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berharap pemilu berlangsung dalam 2 putaran.
“Kayaknya sih kalau lihat semua indikator ya, kita kira-kira sekali putaran kira-kira ya,” ujar Prabowo saat masa kampanye, dikutip Selasa (13/02/2024).
Selain kubu Prabowo, kubu pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md juga menargetkan bisa memenangi Pilpres dalam satu putaran. Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam beberapa kesempatan menyerukan pendukungnya agar berusaha memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud dalam satu putaran Pemilu.
“Satu putaran, semua angkat tangan, satu putaran sanggup?” kata Megawati dalam salah satu kesempatan kampanye.
Meskipun sering terdengar seruan untuk satu putaran, terdapat syarat ketat dalam UUD 1945 dan UU Pemilu. Pasangan calon harus meraih lebih dari 50% suara, dengan minimal 20% di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.
Melansir CNBC Indonesia, Rabu (14/02/2024), jika tak ada pasangan calon terpilih, dua pasangan dengan suara terbanyak pertama dan kedua dipilih kembali oleh rakyat dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden secara langsung. Bahkan, jika ada perolehan suara terbanyak yang sama, keduanya akan dipilih kembali oleh rakyat. (psc)







