PORTALSWARA.COM — Bawaslu menyatakan bahwa rekaman yang menyebutkan Forkopimda Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, terlibat dalam pemenangan paslon 02 di Pilpres 2024 tidak terbukti. Polda Sumut kini intensif memburu pelaku penyebar video yang mencatut nama Forkopimda tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, menjelaskan bahwa Subdit Cyber sedang bekerja keras dalam penyelidikan, namun belum merinci hasil penelusuran. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Subdit Cyber secara detail.
Mantan Kapolres Biak Papua, Hadi, menyebut bahwa Kapolres Batu Bara, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, telah diperiksa dan tidak ditemukan indikasi keterlibatan. Penyelidikan juga membuktikan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar.
Hadi menegaskan netralitas Polri dalam pemilu dan larangan terlibat dalam politik praktis. “Polri berkomitmen untuk bersikap netral selama masa kontestasi pemilu 2024,” tegasnya.
Sebelumnya, beredar rekaman pembicaraan terkait dana desa untuk pemenangan paslon 02. Bawaslu sedang menelusuri rekaman tersebut yang menyebut penggunaan dana desa untuk operasional pilpres. Pelaku dalam rekaman juga menyatakan harapannya agar tidak ada pemeriksaan terkait hal tersebut, dengan syarat tetap menjaga komitmen dalam pemenangan. (psc)






