Prajurit TNI Ditangkap di Malaysia Kembali, KSAD: Beli Elpiji Kok Diributi Narkoba?

PORTALSWARA.COM — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak memastikan bahwa tiga prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Pos Kotis Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yang ditangkap di Malaysia sudah kembali. Maruli menyebut mereka, Prajurit TNI tersebut, pergi ke Malaysia untuk berbelanja, namun ditangkap, dengan isu narkoba terkait.

“Padahal mau belanja doang diributi, ada (isu) narkoba lagi, orang beli (gas) elpiji buat masak sayur kok,” ujar Maruli.

KSAD menjelaskan bahwa ketiga prajurit tersebut memilih berbelanja di Malaysia karena jarak yang lebih dekat, sekitar 3 km ke seberang batas.

“Dengan masyarakat juga belanjanya ke sana (Malaysia), karena kita ikut belanja ke sana ya mungkin dari pihak sana melihat ada tentara melintasi batas,” tutur Maruli.

Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam)/XII Tanjungpura Mayjen Iwan Setiawan membantah tuduhan penyelundupan, menyatakan bahwa ketiga prajurit tersebut hanya membeli delapan tabung gas untuk kebutuhan posko.

“Saya memastikan ketiga anggota tersebut hanya membeli delapan tabung gas untuk kebutuhan posko karena harganya lebih murah,” ujar Iwan.

Iwan menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan ketiga anggota ditangkap karena menyelundupkan beras dan narkoba adalah tidak benar.

“Saya yakinkan itu tidak ada, hanya delapan tabung gas,” kata Iwan.

Melansir kompas.com, Minggu (04/02/2024), peristiwa tersebut terjadi saat ketiga anggota dijemput menggunakan mobil sipil milik penjual bahan pokok, dan ketika dalam perjalanan mereka dihentikan oleh patroli PGA. (psc)

Baca Juga :  Sepasang Kekasih di Simalungun Buang Bayi Baru Lahir di Kebun Teh