Ritual Dahlan Iskan Jelang Imlek Viral

PORTALSWARA.COM — Beredar video seorang laki-laki sedang melakukan ritual di sebuah klenteng. Laki-laki itu diduga Dahlan Iskan. Ritual Dahlan Iskan jelang Imlek, Selasa (17/01/2023) pagi menjadi viral. Wartawan senior dan mantan menteri BUMN era Presiden SBY.

Beberapa grup percakapan Whatsapp ramai memperbincangkan video itu. Banyak yang ingin memastikan apakah benar laki-laki itu Dahlan Iskan. Dugaan ritual Dahlan Iskan jelang Imlek itu pun viral.

Dari beberapa konfirmasi dipastikan bahwa laki-laki itu Dahlan Iskan. Beberapa orang mem-foward video itu kepada Dahlan untuk meminta konfirmasi, tetapi belum direspons.

Sebuah chat pendek difoward ke grup percakapan Whatsapp berbunyi “Untung saya tidak nyapres”. Kemungkinan chat itu jawaban Dahlan terhadap konfirmasi terhadap video itu.

Dalam video berdurasi 1.26 menit itu terlihat Dahlan Iskan memasuki kelenteng dengan diiringi tetabuhan musik tradisional China. Dahlan berjalan pelan-pelan sambil membawa patung kecil mirip dewa China yang diangkatnya sejajar dengan wajah.

Dahlan berjalan ke arah latar diiringi seorang laki-laki Tionghwa yang bertindak sebagai pemandu. Dahlan sampai di depan altar lalu meletakkan patung di lubang kecil. Dahlan kemudian membungkuk beberapa kali membuat gerakan menyembah.

Melansir berbagai sumber, Jumat (20/01/2023), banyak komentar keras terhadap video itu. Di grup percakapan Cowas JP (konco lawas Jawa Pos) Zainuddin Iskan, adik kandung Dahlan berkomentar:

Tulunglah masku, mulai saat ini klu jenengan tidak tobat, tanggalkan nama bapaku ‘ISKAN’ di belakang namamu. Betapa sedihnya bapaku melihatmu seperti itu.

Berikut tulisan Ferry Is Mirza, salah seorang mantan wartawan Jawa Pos:

Sekitar pukul 07.36 WIB seusai sarapan di Hotel Sofyan Betawi di Jln Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat, melihat di salahsatu WAG penulis video Pak DIS (Dahlan Iskan) sedang melakukan ritual keagamaan di sebuah tempat peribadatan Klenteng.

Baca Juga :  Besok Deep Purple Siap Ngerock Bareng di Edutorium UMS Solo

Entah dimana Klentengnya dan kapan Pak DIS melakukan itu, yang pasti seharian ini video itu viral.

Pak DIS yang pernah menjadi bos penulis sebagai jurnalis Jawa Pos 1987-2004. Lalu pada tahun 2007 menemani Pak DIS saat ganti hati di Hospital Center Cancer Tianjin, Tiongkok. Dan 2009 sewaktu Pak DIS diberi amanah sebagai Dirut PLN sampai menjadi Meneg BUMN 2012-2014, penulis merupakan “pagar”nya Pak DIS.

Prihatin dengan viralnya video Pak DIS ritual di Klenteng itu. Bahkan sampai menundukkan kepala tanda hormat saat patung yang dibawanya ditaruh di altar pemujaan.

Penulis merasa Sedih melihat pola Pak DIS yang seperti itu, lantaran termasuk perbuatan Musyrik dan Syirik. Padahal, Pak DIS berasal dari keluarga Ponpes Takeran, Magetan. Sudah barang tentu paham, mengerti tentang akidah Islam.

Mangkel yang penulis rasakan, karena andai tahu siapa yang mengajak dan jadi pembisik Pak DIS hingga mau melakukan ritual di Klenteng itu, siapapun si pengajak akan saya damprat. Tentu, saya mangkel juga kepada Pak DIS atas perbuatannya itu, saya banyak mendapat japri dan telpon dari ratusan sahabat yang bertanya : Bang FIM kok bisa Pak DI (tanpa S) jadi Syirik ? “Kita doakan saja diampuni dosanya,” jawab penulis.

Selain doa penulis dan sahabat yang mengenal Pak DIS, semoga doa dari putra putri Pak DIS (Isna dan Tatang suaminya) yang telah berhaji pada tahun 2015 lalu bisa jadi pengampun. Di samping taubatan nashuha yang wajib dilakukanPak DIS sendiri. Mumpung masih sehat wal afiat, sebelum datang bala. (psc)