PORTALSWARA.COM — Sosok 3 doktor calon Rektor UISU lulus seleksi administrasi. Tiga sosok muncul sebagai calon Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masa jabatan 2023-2027 berdasarkan hasil seleksi administrasi.
Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU, Prof H Ismet Danial Nasution drg PhD Sp Pros(k) FICD, mengungkapkan, masih ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilalui untuk menghasilkan Rektor UISU masa jabatan 2023-2027.
“Alhamdulillah, saat ini di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), salah satu kegiatan yang berjalan dalam bidang akademik adalah pemilihan Rektor masa jabatan 2023-2027. Proses ini akan dilaksanakan atas beberapa tahap, sesuai dengan Peraturan Pengurus Yayasan UISU Nomor 01 tahun 2023,” ujar Prof Ismet kepada wartawan di Kampus UISU Jalan SM Raja Medan, Sabtu (25/03/2023).
Tahap pertama adalah tahap penjaringan. Tahapan ini dijalankan oleh Tim Penjaringan bentukan Pengurus Yayasan UISU. Adapun Tim Penjaringan diketuai Dr H Danialsyah SH MH dan Sekretaris Daudsyah SH MH.
“Alhamdulillah, proses ini telah berjalan dengan baik sesuai dengan waktunya. Dan, ada tiga calon Rektor UISU masa jabatan 2023-2027. Sesuai urutan nomor pendaftaran mereka, yang pertama Dr Safrida, kedua Dr Yanhar Jamaluddin dan ketiga Dr Marzuki,” sebut tokoh bergelar Datuk Cendikia Dharmalaksana Raja ini.
Diketahui, Dr Safrida SE MSi saat ini merupakan Dekan Fakultas Ekonomi UISU. Dr Marzuki SH MHum adalah Dekan Fakultas Hukum UISU. Sedangkan Dr H Yanhar Jamaluddin MAP merupakan Rektor UISU saat ini.
Prof Ismet menambahkan, berkas ketiga calon Rektor yang lolos seleksi administratif tersebut telah diserahkan kepada Senat UISU di sela rapat pengurus yayasan, Sabtu (25/03/2023) kemarin. Penyerahan berkas oleh Pengurus Yayasan UISU diterima oleh Sekretaris Senat UISU, Dian Hendrawan SP MM disaksikan oleh PY UISU, Ir Indra Gunawan MP (Sekum), Ir H Armansyah MT (Bendum), Dr H Danialsyah SH MH (Sekretaris), T Arief Hasan Delikhan SSos MH (Bendahara), Hj Masnun Nasution SH MH (Ketua Bidang Akdemik), Prof Dr H Hasim Purba SH MHum (Ketua Bidang Hukum), Prof Dr Ir H Mhd Assad MSi (Ketua Bidang Usaha), H Saiful Jihad ST (Ketua Bidang Asset) dan H Ikrom Helmi Nasution SH (Ketua Bidang Dakwah).
“Proses selanjutnya, Senat UISU akan rapat untuk melakukan pertimbangan terhadap ketiga calon ini. Hasil pertimbangan Senat diberikan berupa penilaian dari masing-masing anggota Senat terhadap ketiga calon,” paparnya.
Akumulasi penilaian Senat untuk masing-masing calon, tukas Prof Ismet, nantinya akan diserahkan kembali kepada Pengurus Yayasan UISU.
Kemudian, Pengurus Yayasan akan membentuk Tim Seleksi Uji Kepatutan dan Kelayakan. Tim ini terdiri dari tiga orang, salah satunya merupakan unsur Pengurus Yayasan UISU. Sedangkan dua lagi merupakan tenaga ahli di luar unsur Yayasan UISU.
Tim Seleksi Uji Kepatutan dan Kelayakan, menurutnya akan melakukan metode seleksi tersendiri. Bobot penilaian dari Tim Seleksi Uji Kepatutan dan Kelayakan ini ditetapkan 50 persen. Sama halnya dengan bobot penilaian Senat UISU.
“Jadi, bobot penilaian masing-masing tim seleksi adalah sebesar 50 persen. Dari hasil inilah nanti Pengurus Yayasan UISU akan melakukan kompilasi. Kemudian akan membahasnya untuk melakukan suatu penetapan siapa yang akan menjadi Rektor UISU Periode 2023-2027,” tukas Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes) ini.
Mewakili seluruh unsur Yayasan UISU, di kesempatan ini, Prof Ismet menyampaikan terima kasih kepada ketiga kandidat yang telah mendaftarkan diri menjadi calon rektor. Menurutnya, hal ini menunjukkan marwah jabatan Rektor UISU itu ada pada tingkatan tertentu.
“Ada tiga doktor yang menjadi calon, ini sesuatu yang sangat baik bagi universitas. Kemudian, dengan adanya Peraturan Pengurus Yayasan UISU Nomor 1 tahun 2023 (tentang Tata Cara Penjaringan, Seleksi dan Pengangkatan Rektor dan Wakil Rektor UISU), kita meminta semua komponen UISU untuk mematuhi peraturan tersebut di dalam proses mulai dari penjaringan sampai adanya penetapan Rektor UISU Periode 2023-2027,” tegasnya.
Kepatuhan seluruh komponen atas peraturan tersebut, menurut Prof Ismet akan menjamin berjalannya suasana kondusif yang mencerminkan persatuan, kesatuan dan silaturahmi di antara seluruh keluarga besar UISU. (psc)






