Penumpang di Bandara Kualanamu Diminta Bayar Rp2 Juta Gegara Muatan Berlebih

PORTALSWARA.COM — Seorang penumpang ribut dengan petugas Bandara Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), gegara muatan yang berlebih. Penumpang dan petugas Bandara Kualanamu yang bersitegang tersebut terekam dalam sebuah video.

Dalam video yang diunggah akun @henryrobbytanauma tampak penumpang terlibat cek-cok dengan petugas di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang.

Penumpang perempuan tersebut mengaku diminta uang tunai Rp2 juta oleh petugas karena membawa tiga kotak Bika Ambon.

“Pak jangan pergi. Ayo, kamu sama jangan pergi, berdiri sini. Rp2 juta saya nggak bisa bayar. Saya beli oleh-oleh masak saya suruh bayar 2 juta. Kamu meras saya ya. Saya 3 orang kenapa saya nggak bisa ambil kenapa. Saya nggak bisa ambil 2 juta bagaimana saya bayar. Saya beli kue nggak 2 juta, masa gak boleh terbang. Masa mau bayar 2 juta itu hebat. masa mau bayar 2 juta itu, hebat,” teriak calon penumpang itu kepada petugas.

“Ibu sendiri nanti yang malu kalau kelebihan barang pasti harus dibayar,” jawab petugas.

“Sekarang caranya bagaimana,” tanya penumpang itu lagi

“Tinggal aja, nanti ada keluarga yang ambil dibawa pulang. Tinggal di sini, nanti ada keluarga yang ambil kita kasih,” jawab petugas.

“Jadi bikin tanda terimanya dong,” timpal teman pria penumpang wanita tersebut.

Plh Corporate Communication Manager Bandara Internasional Kualanamu, Chandra Gumilar mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada dua tahun lalu.

“Pertama video itu kejadiannya dua tahun lalu, bang,” kata Chandra ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/03/2023) petang.

Chandar menuturkan, keributan itu bukan masalah soal makanan yang dibawa. Melainkan soal muatan yang berlebihan.

“Jadikan, kalau bagasi biasanya 20 kilogram. Cabin itu 7 kilogram. Nah, ketika dari luar itu lebih. Maskapai ada tarif yang berlaku, yang harus dibayar kelebihannya per kilogramnya. Nah, masing-masing maskapai berbeda-beda,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Biang Kerok Lonjakan Harga Cabai

“Kalau dilihat dari video tersebut, nampaknya itu sudah mau masuk pintu pesawat. Jadi barang yang di cabin itu melebihi dari apa yang sudah dipersyaratkan, yaitu 7 kilogram rata-ratanya,” pungkasnya. (psc)