PORTALSWARACOM — Beberapa pedagang di lantai dasar Pasar Tavip Binjai merasa resah dan tak nyaman akibat resapan air yang berasal dari pasar daging yang berada di lantai II.
Dari pantauan wartawan, Senin (15/05/23), di lokasi memang jelas terlihat barang dagangan mereka tampak basah bahkan yang paling parah, resapan air menggenangi gudang tempat penyimpanan barang di lantai dasar tersebut.
“Kami jualan di sini jadi gak nyaman bang, abg lihatlah sendiri barang-barang dagangan kami basah, kalu begini terus bisa-bisa dagangan kami gak laku,” keluh para pedagang yang tak ingin disebut namannya kepada wartawan.
“Kejadian ini sudah berlangsung hampir 5 bulan, sejak pedagang daging dipindahkan ke atas lantai 2 karena lokasi mereka yang lama dibongkar,” ungkap pedagang.
“Masalah ini sudah kami laporkan kepada petugas dari Disnaker Prindag dan Pasar yang setiap hari kemari mengutip uang sampah dan uang tempat,” imbuhnya.
“Tapi sepertinya mereka tidak merespon keluhan kami bang, maunya perhatikanlah kami yang jualan disini,” ujarnya.
“Kewajiban kami sudah kami jalankan, uang tempat dan uang sampah kami bayarnya, maunya kalau ada keluhan kami ditanggapilah, ini tidak,” terang pedagang.
Sementara Kadisnaker Dan Prindag Pemko Binjai Hamdani Hasibuan saat dikomfirmasi wartawan melalui pesan Watshap (WA) terkait hal tersebut menjawab nanti.
Begitu juga dengan Kabid Pasar Gelora Jaya Ananda yang dikonfirmasi melalui Watshap (WA) mengatakan kalau mereka sudah turun ke lokasi. “Kita sudah turun kelokasi bang. Kita coba perbaiki segera bg dan sudah dalam proses untuk perbaikan bang,” jelas Nanda.
Menanggapi persoalan ini, Ketua BCW Binjai Gito Affandy sangat menyayangkan dan prihatin. Dia pun turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi para pedagang tersebut.
“Saya sangat prihatin dengan nasib para pedagang dan mengaku los Pasar Tavip bukan sekarang saja bermasalah. Saya sudah melihat langsung kondisi tempat jualan para pedagang tersebut, selaku sosial kontrol, hasil pantauan saya selama ini, setiap pembangunan fisik untuk sarana pedagang tidak pernah tepat sasaran,” paparnya.
Menurutnya, lantai dasar ini harus menjadi perhatian OPD Pasar Perindag, tugas mereka tidak saja mengurus bagaimana supaya dapat anggaran proyek.
Contoh Lantai dasar yang bermasalah akibat resapan air pasar daging dari lantai II, perlu kita ketahui bangunan ini adalah Mega proyek era terdahulu yang ngangkrak.
Sedangkan lantai dasar adalah lods pasar tanpa diminati pedagang. Bahkan selamanya kosong. Dari pada menganggur maka ada beberapa tempat diisi oleh pedagang dan seharusnya ini menjadi perhatian OPD Pasar Prindag
“Diharapkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Binjai dalam hal ini tentunya kepada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan agar masalah ini secepatnya diselaikan, kasihan kita lihat para pedagang tersebut,” pungkasnya. (psc)







