PORTALSWARA.COM — Sejak Jumat (05/01/24) sore, hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan banjir dan longsor.
Banjir mencapai ketinggian hingga hampir 2 meter, mengakibatkan akses jalan terputus di perumahan elit seperti Panorama Serpong dan Serpong Paradise.
Setidaknya, 12 lokasi di Tangsel terkena dampak banjir dan longsor, yang memaksa petugas untuk mengevakuasi sebanyak 195 Kepala Keluarga (KK).
“Totalnya ada 195 KK yang mengungsi, itu tersebar di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Tangsel, Faridzal Gumay,
Ketinggian banjir bervariasi, mencapai 20 hingga 1,5 meter di Reni Jaya, Pamulang Barat, dan 80 centi di Perumahan BPI, Pamulang Timur. Sekitar 40 KK mengungsi di Reni Jaya, sementara di Perum BPI, jumlah KK yang mengungsi juga sekitar 40.
Longsor melanda Cluster Harmonia Perumahan Villa Pamulang, Pondok Benda, dan merusak rumah warga. “Ada sekira 1 KK yang harus dievakuasi,” ungkap Faridzal. Di Bakti Jaya RT08 RW05, Kecamatan Setu, longsor juga merusak 6 rumah warga, dengan 2 rusak berat dan 4 rusak ringan, memaksa 4 KK mengungsi.
Melansir detik.com, Senin (08/01/2024), pihak terkait, termasuk BPBD Tangsel, telah dikerahkan untuk menangani warga yang mengungsi dan merespons situasi darurat akibat bencana ini. (psc)






