PORTALSWARA.COM — Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH, mengungkapkan keprihatinannya terkait matinya seekor Harimau Sumatera betina bernama Nurhaliza alias Putri pada 31 Desember 2023.
Hal ini menambah daftar panjang, dimana dalam dua bulan terakhir, sebanyak 3 ekor Harimau di Medan Zoo telah mati.
Menurut Mulia, kejadian ini mencerminkan kinerja yang buruk dari PUD Pembangunan Kota Medan, sebagai salah satu BUMD milik Pemko Medan yang mengelola Medan Zoo.
“Dalam waktu dua bulan saja, yaitu November dan Desember 2023, ada 3 ekor harimau yang mati di Medan Zoo. Kejadian ini tentu sangat miris sekali bagi kita, harus ada perhatian dan tindaklanjut dari kejadian ini,” ungkapnya, Minggu (07/01/2024).
Politisi muda anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra itu menyoroti perlunya evaluasi terhadap kinerja PUD Pembangunan. Meskipun saat ini belum ada Dirut definitif, ia menegaskan bahwa 3 direksi definitif lainnya harus ikut bertanggungjawab atas kejadian ini.
Mulia berharap Badan Pengawas dapat mendorong PUD Pembangunan untuk segera memperbaiki pengelolaan Medan Zoo.
“Segera benahi pengelolaan Medan Zoo. Apakah dengan cara mencari investor atau dengan cara yang lain, intinya pengelolaan Medan Zoo harus dibenahi,” tegasnya.
Khusus untuk koleksi Harimau yang menjadi andalan Medan Zoo, Mulia meminta agar PUD Pembangunan dapat mencari solusi dengan berkolaborasi bersama pihak-pihak terkait. “Kita sangat menyesalkan buruknya pengelolaan Medan Zoo hingga koleksi Harimau yang menjadi satwa andalan Medan Zoo selama ini terus berkurang akibat tidak dirawat dengan baik,” tambahnya.
Sebagai penutup, Mulia menyerukan agar PUD Pembangunan segera bekerja sama dengan pihak terkait untuk menyelamatkan harimau-harimau di Medan Zoo.
“PUD Pembangunan Kota Medan harus segera mencari solusi, segera bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk selamatkan harimau-harimau di Medan Zoo,” pungkasnya. (psc)









