Alumni SMP Negeri 21 Medan Berperan Serta Dalam Misi Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

PORTALSWARA.COM — Alumni SMP Negeri 21 Medan ikut berperan serta dalam misi kemanusiaan ke Aceh Tamiang, menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus, biskuit, mineral dan Alquran, Jumat (02/01/2026). Pembagian ratusan nasi bungkus, beberapa duz biskuit dan air mineral serta puluhan Alquran ke masyarakat Aceh Tamiang terdampak banjir, yang merupakan partisipasi seluruh anggota alumni SMPN 21 Medan tersebut dikoordinir oleh Aryati.

Diungkapkan Aryati, kondisi miris masih terlihat pascabanjir di Aceh Tamiang saat dirinya bersama komunitas pengajiannya menyalurkan bantuan di wilayah Aceh Tamiang. Ia pun mencoba berbagi kisahnya tersebut kepada teman-teman yang tergabung di Alumni SMP Negeri 21 Medan.

“Kita coba mengetuk hati kawan-kawan alumni yang punya sedikit kelebihan rezeki sekedar untuk berbagi kepada sesama. Dan musibah yang terjadi di Aceh ini menjadi momen untuk mengawali kegiatan sosial kita. Alhamdulillah, semua teman-teman alumni meresponnya dengan positif, tergerak hatinya untuk ikut berperan dalam misi kemanusiaan ini,” papar Aryati.

Dari niat tulus tersebut, kata Aryati, terkumpulah donasi uang dan barang. Kemudian dikemas dan disalurkan berupa ratusan nasi bungkus, beberapa duz biskuit dan air mineral serta puluhan Alquran ke masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir tersebut. Penyalurannya pun diwakili sejumlah anggota alumni yang berangkat ke Aceh Tamiang.

Anggota alumni lainnya, Lily yang ikut menyalurkan ke lokasi, menyebutkan, tekad dan niat tulus berbagi kepada sesama inilah yang menguatkan teman-teman semua untuk memulainya di Aceh Tamiang. Dan semua ini berjalan sesuai rencana, karena semata-mata dukungan dari semua kawan-kawan alumni.

“Ya, memang karena keterbatasan waktu kawan-kawan juga sehingga hanya kita berlima yang mewakili untuk menyampaikan amanat dari kawan-kawan alumni. Bahkan, dari yang semula bisa ikut berangkat, ternyata harus batal karena memang ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Tapi, Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan semua titipan kawan-kawan alumni sudah tersampaikan,” ungkap Lily.

Baca Juga :  Demi Keamanan KTT G20, Sidang Ferdy Sambo Ditunda

Anggota alumni lainnya, Evi menyebutkan, kalau kegiatan berbagi ke Aceh Tamiang ini, berawal dari ide dan gagasan anggota alumni juga.

“Suasana pascabanjir sempat digambarkan oleh teman kita Aryati, sepulang dirinya dari Aceh. Kondisi yang masih memprihatinkan masih terlihat di sana-sini. Apa yang dia saksikan itulah kemudian yang membulatkan tekad kita bersama untuk berbagi dengan saudara-saudara kita yang di Aceh,” papar Evi.

Seperti diketahui, di wilayah Sumatera, selain lebih kurang 13 kabupaten/kota di Nangroe Aceh Darusalam (NAD), hantaman bencana banjir juga meluluhlantakkan wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel), juga Sumatera Barat (Sumbar), pada akhir Nopember 2025 lalu. Bahkan, di beberapa titik di Kota Medan juga terendam oleh banjir.

Menurut anggota alumni SMPN 21 lainnya, Ahmad Fauza, bisa saja kegiatan sosial ke Aceh Tamiang, juga akan berlanjut ke wilayah lain yang juga terkena bencana. Hal ini, katanya, bergantung kepada kemauan dari teman-teman alumni sendiri.

“Bukan tidak mungkin misi kemanusiaan kita ke Aceh Tamiang akan berlanjut ke Sibolga, Tapteng, Tapsel, bahkan Sumbar. Seperti juga yang diusulkan teman kita Edianto, ketua kelas kami di Kelas 3.1 masa sekolah dulu. Hanya saja memang perlu ada pemetaan dan kita paling tidak, tahu kondisi terakhir di lokasi bencana,” pungkasnya. (bees/psc)