Breaking News
Polda Sumut Tangkap Dua Nenek Penipu Jual Beli Tanah Rp852 Juta I PWI: Draft RUU Penyiaran Larang Penayangan Jurnalisme Investigasi Hambat Tugas Jurnalistik I Salwa Ar Royyan, Jamaah Calon Haji Termuda dari Medan, Hafizah 17 Juz I Sisa Material Bangunan Stadion Teladan Telah Dilelang KPKNL Rp1,6 M I Plh Dirut Perumda Tirtanadi Bagikan 8.624 Handuk ke Jamaah Haji Embarkasi Medan

Ahli Akupuntur: Ada 50 Persen Rakyat Indonesia Konsumsi Obat Herbal

PORTALSWARA.COM, Medan – Ada sekitar 50 persen masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi obat herbal.

Menurut ahli akupuntur asal Medan, dr Jimi Wihono, masyarakat memilih obat herbal sebagai pelengkap penyembuhan medis, hingga pencegahan.

Diungkapkannya, Sinshe Yandy dalam buku “Traditional Chinese Medicine: Obat Herba Paten” menyebut, produk herba pabrikan (bahasa Tionghoa disebut Cheng yao) bisa tersedia dalam bentuk pil, tablet atau kapsul dan lainnya.Ada berbagai alasan seseorang memilih pengobatan dengan obat herba paten.

Kemungkinannya bisa karena rekomendasi dari teman atau saudara yang sudah pernah menggunakannya.

“Selain itu, pengalaman pemakaian obat yang sama pada masa lalu, saran dari toko obat atau bahkan diresepkan oleh seorang sinshe,” tulis Sinshe Yandy.

Apapun alasannya, melansir Deli.Suara.com, Senin (31/10/2022), pemilihan obat herba paten yang tepat dan efektif adalah berdasarkan pengertian terhadap prinsip-prinsip ilmu kedokteran Tionghoa, pengetahuan mengenai khasiat herba dan pemilihan obat sesuai gejala serta sindroma yang dimanifestasikan oleh pasien.

Biasanya obat herbal menjadi tambahan obat-obatan medis dari dokter untuk mengatasi penyakit. Sebelum memakai atau meminumnya, Anda perlu memerhatikan penggunaan obat herbal agar tidak menimbulkan masalah.

“Kita dapat menggunakan obat herbal bersamaan dengan obat-obatan medis, tetapi mungkin berisiko mengakibatkan efek samping tertentu,” imbuhnya.

Untuk itu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter sebelum memutuskan untuk minum obat tradisional.

Tips memilih obat herbal yang aman untuk dikonsumsi

Pelajari obat-obatan herbal yang ingin dikonsumsi dengan sebaik-baiknya. Konsultasi dengan dokter dan cermati kemasan obat-obatan yang akan dibeli.

Jika Anda membeli obat tradisional di pasaran, ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan dan konsumsi obatnya sesuai dengan dosis yang ditentukan. Carilah bantuan profesional atau ahli yang punya pengetahuan mumpuni dalam hal obat-obatan tradisional.

Baca Juga :  Lokasi Konser Dewa 19 di Medan Pindah, Harga Tiket Tak Berubah

Perhatikan gejala efek samping setelah minum obat tradisional. Segera hentikan penggunaan obat jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan.Waspada gejala alergi yang mungkin ditimbulkan setelah minum obat tradisional. (psc/bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *