PORTALSWARA.COM — Peneliti Pusat Riset Antariksa, Farahhati Mumtahana dari BRIN, mengungkapkan bahwa pada bulan Ramadhan 2024, dua fenomena astronomi yang menarik akan terjadi: gerhana bulan dan matahari.
Meskipun gerhana bulan dan matahari tersebut tidak akan melintas di wilayah Indonesia, umat Muslim di Indonesia mempertanyakan apakah mereka harus melaksanakan sholat gerhana atau sholat kusufain.
“Ada juga fenomena gerhana di tahun 2024, tetapi sayangnya tidak melintas di wilayah Indonesia. Namun dapat dijadikan pertimbangan jika ingin merencanakan wisata atau ekspedisi mengejar gerhana,” ujar Farah, dikutip dari laman BRIN, Jumat (15/03/2024).
Menurut penjelasan dari Ustadz Ammi Nur Baits di Konsultasisyariah.com, hadis shahih memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan sholat gerhana saat terjadi fenomena tersebut.
Namun, karena gerhana bulan dan matahari di bulan Ramadhan 2024 tidak bisa diamati di Indonesia, tidak disyariatkan bagi umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan sholat gerhana.
Imam Ibnu Baz juga menjelaskan bahwa perintah sholat gerhana dikaitkan dengan pengamatan langsung peristiwa gerhana, bukan hanya berdasarkan prediksi atau informasi tentang gerhana yang terjadi di daerah lain.
Melansir Liputan6.com, Sabtu (16/03/2024), oleh karena itu, umat Islam di Indonesia tidak perlu melaksanakan sholat gerhana atau sholat kusufain pada dua gerhana yang terjadi di bulan Ramadhan 2024. (psc)






