Breaking News
Kaesang Terseret Dalam Pusaran Kasus Korupsi PT Timah I Persidangan MK Selesai, Kecurangan Pilpres 2024 Belum Tuntas Terungkap I Kebakaran di YLBHI Jakarta, Satu Anggota Pemadam Kebakaran Meninggal Dunia I Bawaslu Segera Rekrut Pengawas Ad Hoc Pilkada 2024 I Wali Kota Bobby Berbagi Kebahagiaan Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran I MUI Ingatkan Jemaah Aolia soal Menentukan Lebaran Lewat Telepon Allah
banner 600x300

Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Ditutup!

PORTALSWARA.COM — Kasus sekeluarga tewas di Kalideres dinyatakan ditutup. Penyelidikan kasus kematian empat orang satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, selesai dan dihentikan. Dan keempat jenazah pun segera diserahkan kepada pihak keluarga.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait dengan proses penyerahan jenazah. Yang pasti, kasus sekeluarga tewas di Kalideres sudah selesai.

Dipastikannya, jenazah yang kini berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, akan diantarkan dalam waktu dekat.

“Sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga setelah penyelidikan. Nanti akan diantarkan untuk proses selanjutnya,” ujar Hengki kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/12/2022).

Kendati demikian, Hengki enggan membeberkan waktu penyerahan jenazah satu keluarga tersebut. Dia juga menolak menjelaskan apakah jenazah bakal dimakamkan atau dikremasi seperti yang sempat direncanakan.

“Dari pihak keluarga privasinya tidak ingin diganggu,” jelas Hengki.

Untuk diketahui, polisi telah menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus kematian satu keluarga di Perumahan Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam penyelidikan kasus itu, polisi memastikan tak ada tindak pidana yang ditemukan sehingga polisi pun menutup kasus tersebut.

Melansir Kompas.com, Sabtu (10/12/2022), tim forensik gabungan pun menyimpulkan keempat anggota keluarga yang ditemukan tewas dalam keadaan membusuk yakni Rudyanto, Margaretha, Budyanto, dan Dian meninggal secara wajar.

Adapun urutan kematiannya ialah Rudyanto meninggal pertama, kemudian disusul oleh sang istri yakni Margaretha, lalu sang ipar yakni Budyanto, dan Dian selaku anaknya. Rudyanto meninggal karena gangguan saluran pencernaan.

Kemudian Margaretha meninggal karena kanker payudara. Lalu Budyanto meninggal karena serangan jantung. Dan terakhir, Dian meninggal karena gangguan pernapasan. (psc)

Baca Juga :  Pakar Unair Ungkap Dugaan Penyebab Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *