Kasus ‘Sunat’ Dana KIP Univa Labuhan Batu Disidik Kejati Sumut

PORTALSWARA.COM — Kasus ‘sunat’ dana KIP (Kartu Indonesia Pintar) Universitas Alwashliyah (Univa) Labuhan Batu dalam penyidikan Kejati Sumut.

Terkait dugaan tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Dana Bantuan KIP di Univa Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021, Tim Penyidik Pidsus Kejati Sumut sudah melakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan. Menaikkan status kasusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Kajati Sumut Idianto SH MH saat dikonfirmasi melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan, menyatakan, penanganan kasus korupsi di Univa tersebut telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

“Kejaksaan Tinggi Sumut telah menemukan tindak pidana dan bukti permulaan yang cukup dalam kasus ini,” katanya.

Menurut Yos, tim terkait telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan. Tim juga terkait telah melakukan gelar perkara kasus ini.

“Tim penyidik memeriksa sejumlah orang untuk dimintai keterangan. Tim menyelenggarakan gelar perkara ekspose berdasarkan hasil yang didapatkan. Diputuskan bahwa terdapat alat bukti permulaan yang cukup untuk ditingkatkan ke penyidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada Universitas Al Wasliyah (Univa) Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021/2022,” jelasnya.

Melansir berbagai sumber, Kamis (15/06/2023), mahasiswa yang diduga mengalami pemotongan dana KIP, lanjut Yos juga telah dimintai keterangan. Untuk efisiensi dan agar tidak memberatkan mahasiswa untuk hadir ke kota Medan tidak terganggu jadwal perkuliahaan, para mahasiswa dimintai klarifikasi di Labuhanbatu tepatnya di kantor Kejari Labuhanbatu.

“Jumlah mahasiswa yang sudah dimintai keterangan 120 orang dan proses pemanggilan mahasiswa lainnya masih berlanjut sampai 233 mahasiswa. Selanjutnya, kita dukung tim bekerja dan setiap perkembangan akan kita sampaikan,” tandasnya. (psc)

Baca Juga :  Vonis Kasus Alih Fungsi Lahan Mangrove ke Sawit Putus: Akuang Tak Ditahan TBS Sawit Masih Dipanen