PORTALSWARA.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali merilis data terkini terkait bencana alam di Bali selama tahun 2023. Terdapat 1.254 kejadian bencana alam, yang menyebabkan kerugian ekonomi mencapai Rp63,7 miliar dan menelan korban jiwa sebanyak 48 orang.
Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Made Rentin, kemarin, mengungkapkan, bencana alam di Bali didominasi oleh peristiwa cuaca ekstrem. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kejadian bencana meningkat sebesar 1,79 persen.
Pemprov Bali telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk penanganan bencana, dengan realisasi hingga Desember 2023 mencapai Rp 9,1 miliar.
Dana tersebut terbagi di berbagai kabupaten/kota, seperti bantuan kebencanaan sebesar Rp 2 miliar untuk Kabupaten Jembrana, Rp650 juta untuk Tabanan, dan Rp312 juta untuk Klungkung.
Rentin menyampaikan bahwa program penanggulangan bencana telah berhasil merealisasikan 90 persen dari target anggaran yang telah dianggarkan, sementara program penunjang mencapai 94 persen dari target anggaran yang telah ditetapkan.
Data ini memberikan gambaran komprehensif tentang dampak bencana di Bali dan upaya penanganan yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat. (psc)






